TANGERANG SELATAN – Sebanyak 97 siswa TK Rabani Islamic School Ciputat mengunjungi Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, Jumat (6/11/2026).

Kunjungan tersebut menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas melalui pengenalan lingkungan Brimob, peralatan operasional, serta berbagai aktivitas edukatif yang menghibur anak-anak.

Melalui kegiatan outing class ini, Brimob memperkenalkan sosok polisi yang humanis, ramah, dan dekat dengan masyarakat sejak usia dini.

Para siswa mendapat kesempatan mengenal berbagai perlengkapan yang personel Brimob gunakan dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Antusiasme anak-anak semakin terlihat ketika personel mengajak mereka menaiki kendaraan taktis roda dua, kendaraan taktis (rantis), dan kendaraan khusus (ransus).

Selain itu, personel menghadirkan permainan hujan buatan menggunakan kendaraan AWC (Armoured Water Cannon). Aktivitas tersebut menambah keceriaan sekaligus memberikan pengalaman baru bagi para peserta.

Interaksi langsung itu membuka kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan kepolisian tanpa hanya melalui cerita atau materi pembelajaran di sekolah.

Bangun Kedekatan Polisi dengan Generasi Muda

Dansat Brimob Polda Metro Jaya menegaskan bahwa kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan positif antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Kami ingin anak-anak mengenal sosok polisi dan Brimob sebagai sahabat yang humanis, ramah, dan selalu hadir untuk melindungi masyarakat. Kedekatan dan kepercayaan harus dibangun sejak dini agar tumbuh generasi yang tidak takut kepada polisi, tetapi justru merasa aman dan nyaman bersama Polri,” ujarnya.

Pesan tersebut menekankan pentingnya membangun kepercayaan anak terhadap aparat kepolisian melalui pengalaman langsung yang positif.

Pada usia dini, pengalaman berinteraksi dengan lingkungan baru dapat membantu anak mengenali berbagai profesi sekaligus memahami peran orang-orang di sekitarnya.

Karena itu, kunjungan edukatif seperti ini memiliki nilai pembelajaran yang lebih luas daripada sekadar rekreasi.

Anak-anak dapat mengenal fungsi kepolisian, memahami pentingnya kedisiplinan, serta belajar menghargai tugas orang lain melalui pengamatan dan interaksi langsung.

Di sisi lain, personel Brimob juga memiliki kesempatan memperkenalkan institusi kepolisian melalui pendekatan yang sesuai dengan usia peserta.

Pendekatan tersebut penting agar anak-anak memahami bahwa polisi tidak hanya bertugas menghadapi kejahatan dan gangguan keamanan, tetapi juga melindungi serta membantu masyarakat.

Edukasi Humanis Melalui Pengalaman Langsung

Kegiatan outing class ini juga memperlihatkan ruang pengabdian Brimob di bidang pendidikan dan pembinaan sosial.

Melalui permainan, pengenalan kendaraan operasional, dan komunikasi langsung, personel mengajak anak-anak memahami nilai keberanian, keselamatan, tanggung jawab, serta kedisiplinan.

Namun, pengenalan tersebut perlu berjalan seimbang dengan pemahaman bahwa setiap peralatan operasional memiliki fungsi khusus dan hanya boleh digunakan oleh personel terlatih.

Brimob Polda Metro Jaya berkomitmen membuka ruang interaksi positif dengan masyarakat, termasuk lembaga pendidikan yang ingin memperkenalkan lingkungan kepolisian kepada peserta didik.

Kegiatan semacam ini diharapkan membantu sekolah memperkaya metode pembelajaran melalui pengalaman nyata di luar ruang kelas.

Lebih dari sekadar kunjungan, pertemuan tersebut membawa pesan bahwa kepercayaan terhadap institusi kepolisian dapat tumbuh melalui komunikasi, keteladanan, dan kedekatan sejak masa kanak-kanak.

Melalui pendekatan edukatif dan humanis, Brimob ingin memperkenalkan sosok pelindung masyarakat yang dekat, bersahabat, serta hadir memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.