CILEGON – Kota Cilegon akan segera ditetapkan sebagai Monumen Siber Indonesia, yang menjadi pusat simbol kemajuan pers digital nasional. Dari kota inilah tonggak sejarah berdirinya Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) bermula pada 7 Maret 2017.

Ketua SMSI Provinsi Banten, Lesman Bangun, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Cilegon sebagai simbol lahirnya peradaban baru media siber Indonesia. Ia menyebut, Monumen Siber yang lahir di Cilegon akan diresmikan secara nasional pada tahun 2026 mendatang.

“Cilegon adalah tempat bersejarah bagi SMSI. Di sinilah kami berdiri pada 7 Maret 2017, di masa kepemimpinan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus. Maka sangat pantas jika tonggak peradaban media siber Indonesia dimulai dari kota ini,” ujar Lesman Bangun dalam keterangan tertulis yang diterima diksiber.id, pada Senin (3/11/2025).

Menurutnya, pembangunan Monumen Siber Indonesia bukan sekadar simbol fisik, tetapi bentuk penghargaan terhadap perjuangan insan pers digital yang telah berkontribusi menjaga arus informasi yang sehat, independen, dan mencerahkan publik.

Lesman juga menekankan pentingnya peran serta pemerintah daerah dalam mendukung realisasi pembangunan monumen tersebut, baik dari sisi pendanaan maupun kebijakan.

“Harapan kami, Pemerintah Daerah dapat berperan aktif dalam mewujudkan Monumen Siber ini. Sebab, ini bukan hanya milik SMSI, tetapi milik masyarakat Banten dan Indonesia,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan monumen tersebut diharapkan akan memperluas identitas Kota Cilegon, bukan hanya dikenal sebagai kota industri baja, tetapi juga sebagai Kota Siber Indonesia, simbol transformasi digital dan kemerdekaan pers di era modern.

“Monumen ini akan menjadi kebanggaan daerah sekaligus ikon nasional yang menandai peran Banten dalam sejarah media siber di Indonesia,” pungkas Lesman Bangun.