Bandung, – Galeri Patrakomala Bandung mengukuhkan perannya sebagai hub strategis pengembangan UMKM kreatif nasional. Lokasi ini kembali menjadi magnet studi banding antardaerah, kali ini menerima kunjungan kerja Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan (13/12/2025).
Kunjungan ini difokuskan pada tiga tujuan utama bertukar pengalaman, membongkar strategi kurasi, dan merajut kolaborasi konkret untuk mendongkrak daya saing UMKM kedua kota.
Patrakomala Lebih dari Sekadar Etalase
Dalam sambutannya, Ketua Harian I Dekranasda Kota Bandung, Heni Smith, menegaskan fungsi multifungsi galeri. “Galeri Patrakomala bukan hanya ruang pamer. Ini adalah laboratorium inovasi tempat 53 UMKM terkurasi kami berproses dari peningkatan kualitas, adaptasi tren, hingga penguasaan pemasaran digital dan live media sosial,” papar Heni.
Lokasi strategis di jantung kota, lanjutnya, sengaja dipilih untuk memaksimalkan eksposur produk kepada wisatawan nusantara dan mancanegara.
Sinergi Kreatif Potensi Kolaborasi Bandung-Pekalongan
Sesi kunjungan berlangsung dinamis, berpuncak pada diskusi intensif tentang sistem kurasi dan manajemen galeri. Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya, menyampaikan motivasi kunjungannya.
“Pekalongan sedang mempersiapkan relokasi gedung Dekranasda. Insight tentang desain, kurasi, dan penataan galeri dari Bandung sangat berharga,” ujar Inggit.
Ia tidak hanya mencari inspirasi, tetapi langsung menawarkan peluang kolaborasi nyata. “Kualitas batik Pekalongan sudah diakui. Bayangkan jika dipadukan dengan kreativitas dan desain kontemporer khas Bandung. Produk kolaborasi itulah yang kami incar ke depan,” tegas Inggit penuh antusias.
Momentum Jejaring untuk Masa Depan
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama. Baik Heni Smith maupun Inggit Soraya sepakat untuk mendorong jejaring yang lebih kuat dan pertukaran ide berkelanjutan.
“Pintu kolaborasi antar kota terbuka lebar. Semoga pertemuan ini menjadi batu pertama bagi terciptanya karya kolaboratif yang bukan hanya unik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di kedua wilayah,” tandas Heni, mengakhiri pertemuan yang dinilai produktif oleh kedua delegasi.
