Wamena, Papua Pegunungan — Aksi penyampaian aspirasi KNPB Wilayah Baliem bersama sejumlah elemen masyarakat di Wamena berlangsung aman, tertib, dan lancar, Sabtu (15/8/2026).

Aksi berlangsung pukul 11.26 hingga 14.50 WIT di halaman Kantor DPR Papua Pegunungan, Jalan Diponegoro, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Sekitar 2.000 peserta mengikuti aksi tersebut. Massa berasal dari KNPB, organisasi kepemudaan, KNPI Jayawijaya, mahasiswa, pelajar, perwakilan masyarakat, serta simpatisan dari sejumlah wilayah Papua Pegunungan.

Peserta menyampaikan aspirasi mengenai persoalan kemanusiaan, kesejahteraan masyarakat, dan pelayanan dasar di Papua.

Massa juga menyuarakan harapan agar berbagai persoalan di Papua dapat memperoleh penyelesaian melalui jalur damai, dialogis, dan bermartabat.

Ketua DPR Papua Pegunungan Yos Elopere, S.I.P., M.A.P., bersama sejumlah anggota DPR menerima langsung aspirasi tersebut dengan pendampingan unsur kepolisian.

Yos mengapresiasi peserta aksi yang menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan bertanggung jawab.

“Pernyataan sikap yang telah disampaikan dan diserahkan akan kami perhatikan dengan sungguh-sungguh,” ujar Yos.

Ia mengatakan DPR Papua Pegunungan akan mempelajari aspirasi tersebut dan membahasnya bersama unsur pimpinan serta komisi terkait.

Selanjutnya, DPR Papua Pegunungan akan meneruskan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan instansi terkait sesuai mekanisme yang berlaku.

Yos juga menyampaikan kemungkinan membawa aspirasi masyarakat tersebut ke tingkat pemerintah pusat melalui jalur resmi.

Selama aksi berlangsung, personel TNI-Polri melakukan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan memastikan peserta dapat menyampaikan aspirasi dengan tertib.

Koordinasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, DPR Papua Pegunungan, dan massa aksi turut menjaga kelancaran kegiatan.

Setelah menyampaikan seluruh aspirasi, peserta mulai meninggalkan halaman Kantor DPR Papua Pegunungan sekitar pukul 14.45 WIT.

Massa kemudian kembali ke tempat masing-masing secara tertib. Seluruh rangkaian aksi berakhir sekitar pukul 14.50 WIT dalam keadaan aman dan lancar.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara terbuka dengan mengedepankan komunikasi, dialog, dan penghormatan terhadap ketertiban umum.