Blitar – Seorang pria lanjut usia berinisial YS (70), ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di Perumahan Wisma Indah, Kelurahan Kepanjenkidul, Kota Blitar, pada Selasa pagi (26/8). Diduga kuat korban meninggal akibat penyakit jantung yang kambuh. Saat ini, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolres Blitar Kota melalui Kasatreskrim AKP Rudi Kuswoyo menjelaskan, laporan pertama kali diterima sekitar pukul 10.22 WIB dari ketua RT setempat, setelah warga mencurigai kondisi tidak biasa di rumah korban yang diketahui tinggal seorang diri.
“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di dalam kamar, dengan darah di sekitar tubuhnya. Dari hasil olah TKP, ditemukan sejumlah obat yang diduga untuk pengobatan jantung. Namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk memastikan penyebab dan waktu kematian,” ujar AKP Rudi Kuswoyo, selasa (26/8).
Sementara itu, salah satu tetangga korban, Jundi, yang turut membantu proses awal penemuan jasad, mengatakan bahwa sekitar pukul 10.00 WIB dua orang datang untuk memberikan bantuan telur kepada korban. Namun karena tidak ada respons saat dipanggil, mereka meminta bantuan Jundi untuk memastikan kondisi korban.
“Karena pagar tidak terkunci, saya masuk dan memanggil dari depan jendela. Tapi yang muncul malah anjing peliharaan korban. Anjing itu terlihat gelisah, mencakar kaca dan bahkan terlihat seperti menangis. Di kakinya juga ada bercak darah,” ungkap Jundi.
Merasa curiga, Jundi kemudian melaporkan hal tersebut kepada ketua RT. Setelah jendela berhasil dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa.
Diketahui, YS telah tinggal seorang diri bersama anjing peliharaannya selama dua tahun terakhir. Warga sekitar terakhir kali melihat korban beraktivitas seperti biasa pada sore hari sebelumnya.
Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
