DPC GANI kabupaten Labuhanbatu  siap bersenergi dengan TNI -Polri dalam memerangi Narkoba

Labuhanbatu — Upaya memperkuat gerakan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Kabupaten Labuhanbatu memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Garda Anti Narkoba Indonesia (GANI) Kabupaten Labuhanbatu resmi terbentuk dan menyatakan kesiapannya untuk hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari kekuatan sosial dalam melawan bahaya narkoba.

Menariknya, tampuk kepemimpinan DPC GANI Labuhanbatu dipercayakan kepada OC Panjaitan, S.H., seorang pengacara muda yang dikenal memiliki perhatian terhadap persoalan hukum dan sosial kemasyarakatan.

Dengan latar belakang hukum yang dimilikinya, OC Panjaitan diharapkan mampu membawa GANI Labuhanbatu menjalankan gerakan anti-narkoba secara lebih terarah, tegas, sekaligus mengedepankan langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

Adapun susunan pengurus inti DPC GANI Kabupaten Labuhanbatu periode ini terdiri dari:

Ketua: OC Panjaitan, S.H.

Sekretaris: Zulkarnaen

Bendahara: Muchlis, S.E.

Usai penetapan struktur kepengurusan, OC Panjaitan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di Kabupaten Labuhanbatu.

“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum DPP GANI dan Ketua DPD GANI Provinsi atas kepercayaan serta amanah besar ini. Diberikan tanggung jawab untuk memimpin DPC GANI Labuhanbatu tentu menjadi kehormatan sekaligus tantangan nyata bagi kami,” ujar OC Panjaitan.

Menurutnya, keberadaan GANI di Labuhanbatu tidak boleh berhenti sebatas pembentukan struktur organisasi. GANI harus mampu bergerak langsung menyentuh masyarakat dan menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi persoalan narkotika.

Untuk itu, DPC GANI Labuhanbatu akan mengedepankan empat pilar utama, yakni Cegah, Edukasi, Rehabilitasi dan Berantas.

Pilar Cegah diarahkan pada upaya deteksi dini serta membangun perlindungan masyarakat dari ancaman narkoba. Sementara Edukasi akan dilakukan melalui sosialisasi dan peningkatan kesadaran generasi muda di sekolah, kampus maupun lingkungan desa.

Selanjutnya, melalui pilar Rehabilitasi, GANI akan mendorong pendampingan bagi korban penyalahgunaan narkotika agar mendapatkan penanganan dan pemulihan yang layak. Sedangkan pilar Berantas akan memperkuat partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi serta mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan bangsa. Oleh karena itu, GANI Labuhanbatu siap membangun sinergi yang kuat dengan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, perang terhadap narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, keterlibatan masyarakat, keluarga, tokoh agama, tokoh pemuda, dunia pendidikan dan seluruh elemen sosial sangat diperlukan untuk menciptakan benteng pertahanan terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Komitmen kami adalah menjadikan Labuhanbatu kawasan yang lebih aman, sehat dan bersih dari narkoba. Kami ingin GANI benar-benar hadir dan bekerja untuk masyarakat, khususnya dalam melindungi generasi muda,” ungkapnya.

Dengan mengusung motto “Lawan Narkoba, Selamatkan Bangsa; Lindungi Generasi, Bangun Negeri,” DPC GANI Labuhanbatu optimistis dapat menjadi salah satu kekuatan masyarakat yang aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Pembentukan organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum lahirnya kepengurusan baru, tetapi juga menjadi awal gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.n