BULUKUMBA – Dalam rangka untuk Sirahturahmi di antara semua pengurus dan kader simpatisan dan masyarakat secara umum umat Islam untuk menguatkan soliditas dan kolaborasi baik dengan antar Wahdah Islamiyah maupun dengan eksternal khususnya kepada pemerintah setempat, 12/04/2025.

DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba.hadir dalam acara Tabligh Akbar Nasional dan silaturahmi syawal 1446 H. Adapun tema Dengan semangat “Resopa Temmangingngi” kita wujudkan indonesia berkah berlangsung di masjid agung pangkajene sidrap serentak di 38 provinsi.
Di ikuti secara offline dan online virtual se-Indonesia, acara turut dihadiri oleh para tokoh agama, tokoh penting dan Umat Islam.

wujudkan indonesia berkah berlangsung di masjid agung pangkajene sidrap

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba ustad Jusman M, dalam penyampaian tabligh akbar nasional dan silaturahmi Wahdah Islamiyah syawal 1446 H mengatakan, sudah menjadi komitmen bagi seluruh DPW dan DPD Wahdah Islamiyah se-Indonesia dan komitmen hadir dalam tabligh akbar nasional dan silaturahmi Syawal 1446 H yang menjadi agenda setiap tahun termasuk di dalamnya DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba,”ujarnya.

Apakah itu hadir secara offline maupun secara online ini juga merupakan arahan dari pemimpin Umum wahdah islamiyah. untuk menyemarakan Silaturahmi ini dan
tujuan kegiatan ini dilaksanakan untuk Silaturahmi di antara semua pengurus dan kader simpatisan dan masyarakat secara umum umat Islam untuk menguatkan soliditas dan kolaborasi baik dengan antar Wahdah Islamiyah maupun dengan eksternal khususnya,”tambahnya.

Kepada pemerintah setempat, harapan kami sebagai ketua DPD Wahdah islamiyah Bulukumba adalah Semoga kita semua bisa terus hadir dalam silaturahmi ini di setiap tahunnya dan menguatkan persatuan dan ukhuwah islamiyah di antara kita dan Bulukumba merupakan DPD yang juga siap untuk masa-masa yang akan datang bisa menjadi tuan rumah silaturahmi nasional ini,”tutupnya.

Kehadiran DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba dalam acara ini juga menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang mempererat solidaritas umat Islam di Sulawesi Selatan.