SERANG, DIKSIBER.ID – Warga Perumahan Taman Banten Lestari, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, kembali harus menelan pil pahit saat rumah dan lingkungan mereka tergenang banjir setiap kali hujan deras mengguyur. Penyebab utamanya jelas—saluran drainase yang rusak dan tak pernah dipelihara oleh Pemerintah Kota Serang.

Roni, aktivis masyarakat setempat, menyampaikan kekecewaannya kepada Diksiber.ID pada Sabtu 28 Juni 2025. Menurutnya, warga sudah berkali-kali menyampaikan proposal perbaikan drainase yang ditandatangani RT dan RW, bahkan sudah dibahas dalam forum Musrenbang tingkat kelurahan. Tapi hingga kini, tak satu pun tindak lanjut yang benar-benar turun ke lapangan.

“Sudah sejak 2021 kami ajukan. Katanya sudah didisposisi, tapi sampai sekarang nol tindakan. Kami seperti mengemis untuk hak yang semestinya kami terima,” ujar Roni, geram.

Ia menambahkan, warga sudah cukup sabar. Padahal, kata dia, masyarakat di wilayahnya adalah wajib pajak yang selalu taat membayar kewajiban kepada negara.

“Pemerintah Kota Serang jangan hanya datang saat kampanye. Kami bayar pajak tiap tahun, tapi saat banjir datang, kami harus terima rumah tergenang air dan lingkungan kotor karena drainase dibiarkan rusak bertahun-tahun,” tegasnya.

Menurut pantauan Diksiber.ID, beberapa titik di perumahan Taman Banten Lestari memang menjadi langganan genangan bahkan banjir saat hujan deras mengguyur. Sayangnya, saluran air di kawasan tersebut terlihat dangkal dan tertutup lumpur.

Roni berharap, Pemerintah Kota Serang tak hanya menebar janji. Ia meminta Wali Kota dan jajaran Dinas terkait turun langsung ke lokasi dan memastikan perbaikan drainase dilakukan secara menyeluruh.

“Jangan cuma omon-omon. Kami butuh bukti. Ini bukan permintaan berlebihan, ini kebutuhan dasar warga kota,” tutupnya.