SERANG – Lembaga Filantropi Visi Maha Karya (VMK) kembali memperkuat komitmen pemberdayaan penyandang disabilitas tuna daksa melalui sosialisasi berkelanjutan produk sabun cuci piring “Katiga”. Pada senin (4 Mei 2026).
Program yang melibatkan penyandan disabilitas binaan VMK ini dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi.
Alih-alih sekadar pemberian bantuan materi, program ini menawarkan model pemberdayaan berbasis produk hasil karya teman-teman disabilitas.
Hal ini mendapat apresiasi positif dari berbagai instansi pemerintah dan pendidikan yang hadir dalam acara tersebut.
Kepala UPTD K3P Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Bapak Hamdan, S.Pd., menegaskan pentingnya keberlanjutan dalam setiap program sosial.
“Disinilah tempat kita untuk mendukung dan meringankan beban saudara – saudara disabilitas. Dukungan tidak boleh sebatas membantu saja, tapi harus bersinergi karena kita memiliki tanggung jawab moral untuk membantu sesama,” ujar Hamdan dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua PKG Matahari Kecamatan Kragilan, Siti Aisyah, S.Pd., melihat sinergi ini sebagai cara yang efektif untuk mengajarkan empati kepada anak-anak sejak dini.
“Terima kasih Visi Maha Karya, sinergi ini sangat luar biasa karena melalui media celengan dan sabun Katiga, kita mengajarkan anak-anak untuk peduli kepada sesama. Jadi mereka belajar berempati, sekaligus mendukung karya teman-teman tunadaksa.” ujar Ibu Siti.
Memasuki agenda inti, acara diisi dengan pemaparan materi serta sesi tanya jawab interaktif mengenai mekanisme kolaborasi produk Katiga.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah penyandang disabilitas binaan VMK turut memberikan testimoni langsung terkait dampak positif yang mereka rasakan melalui program pemberdayaan yang selama ini berjalan.

Sebagai bentuk penguatan kerjasama, acara ini ditutup dengan penandatanganan Nota kesepahaman (MoU) oleh seluruh Kepala Sekolah KB, TK & PAUD di wilayah Kecamatan Kragilan.
Kesepakatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan pendampingan bagi penyandang disabilitas di Kragilan tetap berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, sosialisasi program sabun Katiga diharapkan dapat memperluas jangkauan manfaatnya agar dirasakan oleh lebih banyak pihak, terutama dalam menciptakan lingkungan yang inklusif.
Dengan dukungan masyarakat yang semakin luas, produk karya disabilitas ini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi yang membawa kemandirian sekaligus kebahagiaan bagi teman-teman disabilitas.
