SOLOK – TNI mengerahkan personel Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol untuk membantu masyarakat menangani dampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Rabu (23/9/2026).

Personel TNI bergerak di sejumlah titik terdampak untuk memantau kondisi wilayah, membantu evakuasi warga, membersihkan material lumpur dan kayu, serta membuka akses yang terdampak banjir.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol juga menyiagakan perlengkapan pendukung untuk mempercepat penanganan. Jajaran TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Polri, Basarnas, dan unsur terkait.

Langkah tersebut sekaligus mengantisipasi kemungkinan bencana susulan yang dapat kembali mengancam masyarakat di wilayah terdampak.

Prioritaskan Keselamatan Warga

Asisten Operasi Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Inf Jimmy T.P. Sitinjak menegaskan kesiapsiagaan seluruh jajaran untuk merespons kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Seluruh jajaran harus siap bergerak cepat apabila masyarakat membutuhkan bantuan. Utamakan keselamatan warga, bantu proses evakuasi dan penanganan di lapangan, serta terus lakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait,” tegas Jimmy.

TNI juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai, daerah rawan longsor, dan kawasan berisiko lainnya meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan banjir maupun bencana susulan.

TNI terus memantau perkembangan situasi dan mempertahankan kesiapsiagaan personel serta sarana pendukung hingga kondisi wilayah terdampak kembali aman.

Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung pemulihan aktivitas masyarakat setelah penanganan dampak banjir bandang selesai.