Kab.Bandung Barat, – Puluhan guru P3K yang tergabung dalam Forum Guru Tunjangan Kinerja (FGTK) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar acara syukuran akbar dan dialog langsung dengan pejabat eksekutif dan legislatif, Sabtu (17/1/26). Acara ini sebagai bentuk rasa syukur atas terealisasinya tunjangan kinerja (tukin) setelah perjuangan panjang.

Ketua Panitia FGTK-KBB, Asep Iwa Gartiwa, S.Pd., menjelaskan, acara ini dirancang khusus untuk mengundang pejabat terkait, termasuk Bupati Bandung Barat. Tujuannya adalah untuk menyampaikan terima kasih secara langsung.

“Kita ingin berterima kasih kepada para pejabat. Perjuangan satu tahun terakhir cukup alot, kami berkali-kali sampai ke DPR RI, dan akhirnya bisa terlaksana. Untuk KBB, kami mendapatkan gaji yang cukup besar, yaitu tambahan Rp 2 juta,” ujar Asep di sela acara.

Ia menambahkan, selain sebagai wujud syukur, acara ini juga menjadi sarana dialog konstruktif. “Kami ingin mengadakan talk atau diskusi langsung dengan para pejabat, sehingga guru bisa menyampaikan berbagai keresahan mengenai pendidikan di Kabupaten Bandung Barat,” jelasnya.

Rangkaian Acara Syukuran

Acara syukuran akbar tersebut tidak hanya berisi dialog, tetapi juga sejumlah rangkaian kegiatan

  1. Dialog dan Penyampaian Aspirasi Forum temu dan curahan pendapat antara guru P3K dengan perwakilan pemerintah daerah dan legislatif.
  2. Santunan Anak Yatim Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan kepedulian sosial.
  3. Hiburan dan Doorprize Acara ditutup dengan penampilan band serta pembagian doorprize, dengan hadiah utama berupa umroh dari sponsor.

Menariknya, seluruh sponsor acara ini murni berasal dari para guru sendiri. “Ini semua sponsor betul-betul dari para guru yang suaminya bekerja di perusahaan-perusahaan. Daripada uangnya dipakai hal lain, kami ingin menjadi bagian yang bisa membangun energi positif,” kata Asep.

Ia berharap, semangat kaum muda dan generasi milenial dalam kepanitiaan dapat mendorong penyelesaian masalah, khususnya di bidang pendidikan Kabupaten Bandung Barat, berjalan dengan lebih baik.

Acara yang terlaksana dengan baik ini diharapkan dapat mempererat komunikasi antara tenaga pendidik dan pemangku kebijakan, untuk kemajuan pendidikan di daerah tersebut.