Banjarbaru — Kementerian Pertahanan RI memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan Selatan dengan mengirim Flexsible Portable Tank.
Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara A-1333 membawa peralatan tersebut dan mendarat di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Rabu (9/9/2026).
Pesawat itu berasal dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, dan membawa dukungan strategis untuk penanganan karhutla.
Flexsible Portable Tank akan mendukung ketersediaan sumber air bagi personel yang menjalankan pemadaman maupun pembasahan di lapangan.
Dukungan tersebut memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla, terutama saat kondisi kemarau meningkatkan potensi kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Kehadiran peralatan itu juga memperkuat dukungan logistik air untuk kebutuhan operasi penanganan karhutla di lokasi yang membutuhkan.
Kemhan Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla
Komandan Lanud Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., mengapresiasi dukungan Kementerian Pertahanan RI tersebut.
Menurut Hilman, bantuan itu menunjukkan sinergi dan perhatian pemerintah dalam memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.
“Flexsible Portable Tank ini akan sangat membantu dalam mendukung ketersediaan air, khususnya untuk kebutuhan pemadaman dan pembasahan di lokasi yang membutuhkan,” ujar Hilman.
Ia menilai dukungan tersebut memperkuat sinergi TNI, pemerintah, dan unsur terkait dalam menghadapi potensi karhutla.
Sinergi itu juga mendukung kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan selama kondisi kemarau.
Lanud Sjamsudin Noor terus mengambil peran aktif dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
Pangkalan udara tersebut mendukung berbagai upaya melalui operasi udara, personel, serta fasilitas pangkalan.
Dengan tambahan peralatan tersebut, Lanud Sjamsudin Noor berharap penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan berjalan semakin optimal.
Dukungan itu juga diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan di wilayah Kalimantan Selatan.
