Blitar — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kota Blitar menyelenggarakan kegiatan Pawai Merah Putih, Rabu (27/8). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan tenaga pendidik dari Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Blitar dengan mengusung tema “Satu Indonesia, Seribu Pesona”.

Pawai dimulai pukul 08.00 WIB dari Istana Gebang, situs bersejarah yang menjadi saksi perjuangan proklamator, dan dilepas secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar, Mohammad Kanzul Fathon, S.Ag., M.Pd.I.

Dalam keteranganya, Kepala Kemenag menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pembinaan karakter kebangsaan sejak usia dini. Ia juga mengapresiasi IGRA atas inisiatif positif dalam mengenalkan nilai-nilai nasionalisme melalui pendekatan yang menyenangkan dan edukatif.

“Peringatan kemerdekaan bukan hanya milik orang dewasa. Justru pada anak-anak usia dini inilah kita tanamkan semangat cinta tanah air, toleransi, dan kebhinekaan. Melalui pawai ini, anak-anak belajar bahwa mereka adalah bagian dari bangsa besar yang penuh keberagaman dan kekayaan budaya.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar-RA serta memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan masyarakat Kota Blitar,” terangnya.

Pawai mengambil rute dari Istana Gebang hingga Alun-Alun Kota Blitar, sebagai simbol perjalanan sejarah bangsa menuju kemerdekaan. Sepanjang rute, peserta tampil semarak dengan kostum merah putih dan busana adat dari berbagai daerah, menunjukkan semangat persatuan dalam keberagaman.