Bandung, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung menggelar Rapat Kerja tahun 2025 di Hotel Grand Arjuna, Selasa (30/12). Raker yang secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bandung ini mengusung tema “Optimalisasi Hasil BK Menuju Prestasi PORPROV XV 2026”.Selasa (30/12/2025).

Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Drs. H. Laga Sudarmadi, AIFO, dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum KONI Kota Bandung, Dr. Nuryadi, M.Pd., serta pengarahan dan pembukaan resmi oleh Wali Kota Bandung.

Dalam pemaparannya, Dr. Nuryadi melaporkan capaian tahun 2025 yang dinilai padat dan sukses. Fokus utama adalah pelaksanaan Babak Kualifikasi untuk Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) yang mencakup 70 cabang olahraga. Proses kualifikasi disebutnya berjalan lancar hingga hari terakhir di akhir tahun.

“Untuk tahun 2026, konsentrasi kita adalah pelaksanaan PORPROV di bulan November. Kita juga akan menghadapi fenomena ‘home effect’ di tingkat provinsi, di mana tuan rumah biasanya unggul dalam perolehan medali,” ujar Nuryadi.

Meski demikian, Nuryadi menekankan bahwa untuk meraih target juara umum dibutuhkan komitmen tinggi. Ia mengakui Kota Bandung memiliki potensi luar biasa, yang ditunjukkan dengan kontribusi atletnya di ajang nasional dan internasional, seperti keberhasilan menyumbang 79 atlet untuk tim SEA Games 2025.

Tantangan utama yang disoroti adalah ketidakpastian anggaran. Nuryadi menyebutkan adanya informasi potongan anggaran sebesar 30% dari pemerintah, yang juga dialami daerah lain. Hal ini memengaruhi perencanaan detail untuk tahun 2026.

“Desain untuk 2026 sudah ada gambaran, namun sistem penganggaran belum ada kepastian. Insyaallah jika sudah ada angka pasti, kami akan menyesuaikan. Kemungkinan akan ada penyesuaian dan pengurangan pada beberapa program,” jelasnya.

Rapat Kerja ini diharapkan dapat menyusun strategi dan program konkret guna mengoptimalkan hasil Babak Kualifikasi dan memaksimalkan persiapan atlet Kota Bandung menghadapi PORPROV XV 2026.