SERANG — Sebagai bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Nur El Falah, Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, pada Minggu, 27 September 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Simulasi Sistem Bel Sekolah Otomatis Berbasis Waktu dengan Mikrokontroler Terprogram Akurat”. Program tersebut bertujuan memperkenalkan pemanfaatan teknologi mikrokontroler untuk membantu pelaksanaan pergantian jam pelajaran agar lebih teratur dan efisien.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Afif Hidayatullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama perkuliahan sekaligus upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi kepada lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman kepada pihak sekolah mengenai sistem bel otomatis yang dapat membunyikan bel sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sistem ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada pengoperasian bel secara manual serta membantu meningkatkan ketepatan waktu dalam kegiatan belajar mengajar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai mikrokontroler dan konsep otomatisasi berbasis waktu. Selanjutnya, mahasiswa memperkenalkan perangkat sistem bel sekolah otomatis serta menjelaskan cara kerja alat dalam menjalankan jadwal bel yang telah diprogram.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi dan simulasi penggunaan alat. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada proses pengaturan jadwal serta cara kerja sistem ketika waktu yang ditentukan telah tercapai. Sesi diskusi dan tanya jawab juga dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kepada pihak sekolah memahami fungsi, manfaat, dan potensi pengembangan sistem tersebut.
Melalui simulasi ini, mahasiswa berharap teknologi yang diperkenalkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pengelolaan waktu di lingkungan sekolah. Penerapan sistem bel otomatis berbasis mikrokontroler diharapkan dapat membantu menciptakan kegiatan belajar mengajar yang lebih tertib, teratur, dan sesuai jadwal.
Kegiatan PKM ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan teknologi.
Ke depannya, pengembangan sistem bel sekolah otomatis diharapkan dapat terus dilakukan agar fitur dan penerapannya semakin sesuai dengan kebutuhan sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pun diharapkan dapat terus terjalin dalam menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat.
