TULUNGAGUNG– Warga digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di aliran Sungai Kaliboto, tepatnya di bawah jembatan akses masuk Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Senin (13/4/2026) dini hari.
Korban diketahui berinisial S (63), warga Desa Kaliboto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tersangkut di batang pisang dengan posisi tengkurap di bawah jembatan.
Kapolsek Ngantru AKP Edy Santoso mengatakan, laporan pertama kali diterima petugas sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi bersama Tim Inafis Polres Tulungagung, personel gabungan, dan tenaga medis langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan tubuhnya sulit dikenali. Diperkirakan telah hanyut selama kurang lebih tiga hari,” ujar Edy.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat hanyut terbawa arus sungai.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Namun, pihak keluarga yang datang ke rumah sakit memilih menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan visum maupun autopsi dan menyatakan kesediaannya melalui surat pernyataan resmi.
“Pihak keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” tegas Edy.
Kasus ini menambah daftar temuan jenazah di aliran sungai wilayah Tulungagung, yang kerap terjadi terutama saat debit air meningkat. Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai.
