PANDEGLANG – Pertolongan pertama yang dilakukan Nuricah asal Kabupaten Bogor sebagai tenaga kesehatan (Nakes) atau bidan desa (Bides) yang ditugaskan di Kampung Ciluluk, Desa Leuwibalang, Kecamatan Cikeusik patut diapresiasi yang telah dengan cepat merujuk Wiwin (21) ibu hamil yang viral ditandu oleh warga tersebut.
Abah Anom selaku tokoh masyarakat Pandeglang yang juga mantan pegawai di lingkungan Dinkes Pandeglang memberikan apresiasi kepada Bidan Nuricah asal Bogor itu yang sudah 10 tahun bertugasnya sebagai bidan status Tenaga Kesehatan Sukarelawan (TKS) yang bergerak cepat merujuk ibu hamil tersebut ke puskesmas meskipun harus dibawa menggunakan tandu oleh warga setempat.
“Salut kepada nakes atau bidan yang ditugaskan di Kampung Ciluluk Desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik. Namanya Bidan Nuricha asal Bogor sudah sepuluh tahun bertugas disana dengan status BIDAN TKS. Sepertinya hanya bidan ini yang cukup lama tinggal disana,” ungkap Abah Anom panggil akrabnya kepada media, pada Sabtu (31/05/2025).
Dikatakannya, bahwa ibu hamil bernama Wiwin itu dirujuk ke Puskesmas Cikeusik informasinya karena ada kelainan, dan rencananya mau di rujuk ke RSUD Berkah Pandeglang.
“Alhamdulillah, selang beberapa waktu bumil tersebut melahirkan dengan selamat di Puskesmas Cikeusik,” katanya.
“Dari lokasi ibu hamil (Bumil) ke Puskesmas Cikeusik infrastruktur jalan memang memprihatinkan yang ramai di media dan viral di media sosial,” sambungnya.
Ditambahkannya, bahwa ditempat tinggal bidan tersenut sepertinya sangat memprihatinkan. Selain itu, Pemkab Pandeglang juga perlu memperhatikan status bidan desa tersebut.
“Semoga kedepan ada pembangunan perbaikan infrastruktur jalan dan tempat tinggal nakes atau bidan tersebut yang layak,” harapnya.
Sementara pihak Puskesmas Cikeusik dan Nuricah selaku Bidang yang menangani pertama Ibu Hamil Wiwin tersebut belum bisa dimintai keterangan.
