PANDEGLANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pandeglang menyelenggarakan pelatihan menulis. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara hybrid di Pucuk Pare Coffee and Resto, Cimanuk, Pandeglang, Banten, pada Rabu (14/01/2026).
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pandeglang, Didin Fachrudin, mengapresiasi kegiatan tersebut karena akan sangat mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.
“Terima kasih kepada PGRI Pandeglang yang menginisiasi pelatihan menulis bagi guru. Kegiatan ini sejalan dengan visi misi pendidikan nasional dan akan sangat berdampak positif bagi para guru,” kata Didin Fachrudin.
Didin berpesan kepada para guru se-Kabupaten Pandeglang agar aktif menulis. “Karya tulis harus dimaksimalkan sebagai media pembelajaran. Kemampuan menulis juga harus ditularkan kepada siswa di sekolah tempat bapak/ibu guru mengajar,” pesannya singkat.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, Dr H Sutoto, mengungkapkan bahwa PGRI berkomitmen meningkatkan profesionalisme, inovasi, dan kreativitas guru.
“Guru di Pandeglang adalah pilar utama kemajuan daerah. Untuk itu, kualitasnya harus terus di-upgrade, termasuk dalam bidang jurnalistik dan literasi,” ungkap Sutoto.
Pada kesempatan yang sama, Sutoto juga menyatakan akan terus memperjuangkan nasib ribuan anggota PGRI sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
“Untuk itu, PGRI harus solid membawa Pandeglang lebih maju lagi dan pendidikannya semakin hebat,” ujarnya.
“Saya yakin dengan kekompakan guru, apa pun bisa kita capai, termasuk kesejahteraan,” tandas Kepala Bappeda Pandeglang ini.
Di tempat yang sama, Ketua LKKP PGRI Kabupaten Pandeglang, Dr. Haristian, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh ratusan guru.
“Sebagian guru dan Korwil Pendidikan hadir secara offline, sedangkan rata-rata mengikuti secara online karena cuaca memang sedang tidak mendukung. Terima kasih kepada para guru dan pengurus PGRI yang aktif mensukseskan kegiatan ini,” katanya.
Dikatakan Haristian, secara konsisten mendorong para guru untuk meningkatkan kemampuan menulis sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan kompetensi mereka, la juga mengajak para guru untuk aktif menulis, karena tulisan mereka akan ditayangkan di rubrik yang telah disediakan.
“Melalui pelatihan ini, menulis dipandang sebagai salah satu cara fundamental untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi guru, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” pungkasnya.
