Sementara itu, Bupati Serang Ratu Rachmatu Zakiyah menegaskan bahwa usia ke-499 harus menjadi titik refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Serang — dari masa kesultanan hingga kini menjadi salah satu kabupaten penopang utama Provinsi Banten.
“Hari ini kita tidak sekadar memperingati tanggal bersejarah, tetapi menapaktilasi jejak para pendahulu yang telah meletakkan fondasi perjuangan dan kearifan. Semangat mereka adalah energi pembangunan hari ini,” ujar Zakiyah.
Menurutnya, tahun 2025 menjadi fase penting bagi arah pembangunan Kabupaten Serang karena berakhirnya RPJMD 2021–2026 dan dimulainya RPJMD 2025–2029 yang berfokus pada visi ‘Mewujudkan Kabupaten Serang Bahagia’.
“Tema Sinergi dan Kolaborasi Menuju Serang Bahagia bukan hanya slogan, tetapi janji kita bersama. Bahagia di sini bermakna konkret — ketika warga merasakan manfaat pembangunan secara nyata,” tegasnya.
Bupati menjelaskan, makna “bahagia” dalam konteks pembangunan bukan sekadar angka atau indeks, tetapi kualitas hidup masyarakat yang meningkat.
“Kebahagiaan itu ketika anak-anak bisa belajar di sekolah yang layak, keluarga mendapat pelayanan kesehatan yang manusiawi, pemuda punya pekerjaan, dan orang tua menikmati masa tua dengan tenang,” ujarnya.
Dalam paparannya, Zakiyah menyinggung dinamika ekonomi nasional tahun 2025 yang menuntut daerah untuk adaptif terhadap kebijakan pemerintah pusat, termasuk Paket Kebijakan Ekonomi 2025 yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami di daerah harus memastikan kebijakan nasional tidak berhenti di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan masyarakat. Pariwisata, UMKM, dan industri kreatif akan menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi Serang,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas sosial dan integritas birokrasi di tengah dinamika politik nasional.
“Kami pastikan tidak ada jual beli jabatan dalam proses mutasi atau rotasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang,” tegasnya.
Ia kemudian memaparkan enam misi utama pembangunan Kabupaten Serang 2025–2029, yaitu:
- Meningkatkan kualitas SDM unggul dan berkarakter berbasis nilai keluarga dan budaya.
- Memperkuat konektivitas wilayah dan pemerataan ekonomi.
- Mewujudkan iklim investasi dan lapangan kerja yang inklusif serta berkelanjutan.
- Memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.
- Menegakkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan bebas praktik koruptif.
- Menanamkan nilai religius dan semangat kebangsaan dalam kehidupan masyarakat.
Dalam laporan kinerja daerah, Bupati Zakiyah menyampaikan sejumlah capaian yang diklaim positif.
- Tingkat pengangguran terbuka turun 0,76 poin menjadi 9,18 persen pada 2024.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik 0,65 poin menjadi 73,00.
Pemerintah Kabupaten Serang juga tengah menyiapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026, yang diarahkan untuk menjalankan program prioritas sesuai RPJMD 2025–2029.
“Seluruh dokumen perencanaan pembangunan akan menjadi pedoman bagi perangkat daerah dalam mewujudkan visi Kabupaten Serang Bahagia — sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Catatan Redaksi Diksiber.ID: Peringatan hari jadi ke-499 Kabupaten Serang kali ini bukan sekadar selebrasi usia. Tantangan nyata menanti: menekan pengangguran, memperkuat pelayanan publik, dan menjaga integritas birokrasi dari praktik transaksional. “Serang Bahagia” akan dinilai bukan dari spanduk dan seremoni, tapi dari sejauh mana warganya benar-benar merasa bahagia hidup di tanah kelahirannya.
