Razia Gabungan Polres Labuhanbatu dan BNNK Labura Sasar THM, Tiga Pengunjung Jalani Tes Urine

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Labuhanbatu Utara (Labura) menggelar razia gabungan di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Jalan H. Adam Malik, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. 

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengunjung dan melaksanakan tes urine terhadap tiga orang yang hasilnya dinyatakan negatif narkoba.

Razia yang merupakan bagian dari dukungan terhadap Operasi Antik Toba 2026 itu dipimpin Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, didampingi Kanit I Satres Narkoba Ipda Sastrawan Ginting dan Kanit II Satres Narkoba Ipda Risnal Situngkir. Tim gabungan menyisir beberapa lokasi hiburan malam yang dinilai perlu mendapat pengawasan.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran razia adalah NES Street Bar. Saat petugas tiba, sejumlah pengunjung terlihat panik dan berhamburan keluar dari area tempat hiburan tersebut. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan tes urine terhadap tiga pengunjung, masing-masing RR (27), warga Jalan Imam Bonjol, RN (27), warga Jalan Dewi Sartika, serta RZ (27), warga Kampung Baru.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga pengunjung tersebut dinyatakan negatif menggunakan narkoba. Petugas selanjutnya melanjutkan kegiatan penyisiran untuk memastikan tidak terdapat aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Tim gabungan juga melakukan pemeriksaan di Sky High Karaoke yang berada tidak jauh dari lokasi sebelumnya. Sejumlah ruangan diperiksa oleh petugas, namun tidak ditemukan aktivitas mencurigakan maupun pelanggaran selama pelaksanaan razia.

Sementara itu, THM The Blues (TB KTV), yang sebelumnya disebut dalam pemberitaan salah satu media online sebagai lokasi yang diduga terkait aktivitas peredaran pil ekstasi, tidak beroperasi saat razia berlangsung. Ketika petugas mendatangi lokasi tersebut, tempat usaha dalam keadaan sepi dan tidak melakukan aktivitas operasional.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto mengatakan, razia gabungan bersama BNNK Labura dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi peredaran narkoba di lingkungan tempat hiburan malam.

“Razia gabungan bersama BNNK Labura ini dalam rangka mendukung Operasi Antik Toba 2026 guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Labuhanbatu,” kata Hardiyanto kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Ia menambahkan, Polres Labuhanbatu akan terus meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan malam yang dinilai rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Menurutnya, tindakan tegas akan dilakukan apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum dalam kegiatan operasional tempat usaha tersebut.