KABUPATEN SERANG – Pemerintah pusat melalui tujuh kementerian melakukan kegiatan rehabilitasi dan pemberdayaan sosial di di Taman Firdaus, Desa Telaga, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, pada Selasa (20/5/2025).

Program ini merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah-wilayah tertinggal dan terpinggirkan.


Tujuh kementerian yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Kementerian Sosial, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemdes PDT), Kementerian Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Koperasi, Kementerian UMKM, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, serta didukung oleh Yayasan Kumala.

Salah satu bentuk konkret dari kegiatan ini adalah pemberian bantuan alat bantu disabilitas seperti tangan palsu dan tongkat kepada penyandang disabilitas, serta dukungan pemberdayaan bagi warga yang menjalankan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Kita punya keinginan yang sama. Tugas utama kami adalah mengentaskan kemiskinan. Karena itu, enam kementerian ini harus bergerak bersama dan solid,” ujar Deputi Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Haris, dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Desa Telaga dipilih sebagai lokasi kegiatan karena termasuk wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan potensi yang belum tergarap secara optimal.

Lebih lanjut, Abdul Haris menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2005 tentang Penggunaan Data BPS sebagai acuan bersama untuk penanganan kemiskinan agar lebih tepat sasaran.

Empat prioritas utama dari program lintas kementerian ini meliputi:

  1. Desa yang benar-benar miskin dengan potensi yang belum dikembangkan.
  2. Wilayah dengan kondisi geografis sulit dijangkau.
  3. Pengembangan UMKM, ekonomi kreatif dan digital.
  4. Pembangunan “Sekolah Rakyat” sebagai pusat pemberdayaan masyarakat di desa-desa prioritas.

Abdul Haris juga menyebut, terdapat lebih dari 75.000 desa yang menjadi target pengentasan kemiskinan nasional, dan Desa Telaga menjadi salah satu lokus awal sebagai model percontohan.

Dalam kegiatan tersebut, digelar pula sesi dialog antara kementerian di Taman Firdaus Sungai Gus Ipul bersama warga desa Talaga Mancak untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, serta usulan warga mengenai pembangunan di wilayah mereka.

Melalui pendekatan lintas sektor dan kolaboratif ini, pemerintah berharap daerah-daerah tertinggal seperti Desa Talaga Mancak dapat segera bangkit dan mengejar ketertinggalan demi mewujudkan kesejahteraan yang merata.

Sebagai informasi, Taman Firdaus dan Sungai Gus Ipul yang kini dijadikan pilot project oleh sejumlah kementerian merupakan gagasan Tokoh Pers Banten, Firdaus, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).