PALEMBANG – Satuan Tugas (Satgas) Udara Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) terus mengintensifkan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pengendalian kabut asap di Sumatera Selatan.
Bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta tim gabungan, TNI melaksanakan penyemaian 7,2 ton bahan semai berupa dry ice dan natrium klorida (NaCl) di wilayah operasi Palembang, Sabtu (31/10/2026).
Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Berdasarkan pemantauan BMKG melalui radar cuaca, penakar hujan, dan laporan lapangan, operasi penyemaian berkontribusi terhadap terjadinya hujan di tiga wilayah Sumatera Selatan.
Ketiga wilayah tersebut meliputi Kabupaten Empat Lawang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, dan OKU Selatan.
OMC Dukung Pengendalian Karhutla
Pelaksanaan OMC menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung penanganan karhutla, terutama melalui upaya memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah sasaran.
TNI mengerahkan dukungan armada udara secara berkelanjutan untuk menunjang distribusi bahan semai dan pelaksanaan operasi di lapangan.
Sinergi TNI, BMKG, dan tim gabungan juga memperkuat pemantauan kondisi atmosfer serta evaluasi hasil penyemaian selama operasi berlangsung.
Melalui langkah terpadu tersebut, TNI terus mendukung percepatan penanganan karhutla sekaligus membantu mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.
Pengerahan kekuatan udara ini menegaskan komitmen TNI dalam mendukung upaya penanggulangan bencana, menjaga kualitas udara, dan melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
