Blitar – Warga Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria tua yang terlentang di jalan masuk lahan tebu, Selasa pagi (16/9).

Jenazah pria berusia diperkirakan di atas 65 tahun tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani sekitar pukul 07.00 WIB.Menurut Kasi Humas Polres Blitar, IPDA Putut Siswahyudi, jenazah ditemukan dalam kondisi utuh tanpa tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh. Pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian dan medis memperkirakan korban meninggal dunia sekitar 5 hingga 6 jam sebelum ditemukan di lokasi.

“Korban dalam kondisi pikun dan sering meninggalkan rumah tanpa pamit,” jelas IPDA Putut. Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa Mbah Samiran sudah tidak kembali selama beberapa hari, hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan jenazah pria tua ini bermula saat petani yang melintas di lahan tebu Desa Rejoso melihat sosok yang tidak bergerak. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa setempat. Tim kepolisian segera menuju lokasi dan memastikan tidak ditemukan adanya luka kekerasan.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Blitar untuk menjalani visum. “Hasil visum sementara menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan, korban diduga meninggal karena sebab alami,” tambah IPDA Putut.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa korban bukanlah warga Desa Rejoso, namun sering terlihat mondar-mandir di sekitar TKP. Dari informasi yang didapat polisi, korban adalah warga Donomulyo, Malang, yang mengalami gangguan pikun.