JAKARTA — TNI mengirimkan 9,5 ton bahan semai untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan, Sabtu (24/10/2026).

Pengiriman melalui Posko Halim tersebut mencakup 3,5 ton dry ice dan 6 ton garam semai atau natrium klorida (NaCl). TNI mendistribusikan bahan tersebut ke Banjarmasin dan Palembang untuk mendukung pelaksanaan OMC di wilayah terdampak karhutla.

TNI mengerahkan dua pesawat Hercules untuk mengangkut seluruh logistik tersebut. Pesawat Hercules A-1339 membawa 1,2 ton dry ice ke Banjarmasin serta 1,1 ton dry ice dan 6 ton garam semai ke Palembang.

Sementara itu, pesawat Hercules A-1344 mengangkut tambahan 1,2 ton dry ice ke Banjarmasin.

Dengan pengiriman tersebut, TNI mendukung kebutuhan bahan semai untuk pelaksanaan OMC di dua wilayah yang menghadapi ancaman karhutla.

Dukungan alutsista udara ini juga mencerminkan sinergi TNI dengan instansi terkait dalam upaya penanganan karhutla. Melalui OMC, petugas berupaya memicu pembentukan awan hujan guna membantu mengurangi dampak kebakaran dan kabut asap.

Operasi ini menjadi salah satu langkah untuk mendukung penanganan karhutla, terutama ketika kondisi cuaca dan ketersediaan hujan memengaruhi upaya pengendalian api di wilayah terdampak.

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengautentikasi informasi pengiriman logistik tersebut.

Puspen TNI menegaskan dukungan operasional ini sebagai bagian dari keterlibatan TNI dalam membantu penanganan karhutla melalui koordinasi dengan instansi terkait.