BLITAR, – Semarak peringatan Hari Lahir Pancasila kembali mewarnai Kota Blitar melalui rangkaian Grebeg Pancasila. Sebuah agenda budaya tahunan yang tidak hanya sarat makna historis, tetapi juga menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila. Puncaknya berlangsung pada Minggu pagi (1/6) melalui Upacara Budaya Hari Lahir Pancasila di Aloon-Aloon Kota Blitar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar Mas Ibin menyampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks dalam konstitusi, melainkan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, dan bintang penuntun dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.
Mas Ibin juga menegaskan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila dalam kerangka Asta Cita, delapan prioritas utama pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental, menurutnya, adalah memperkokoh Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan prosesi Kirab Gunungan Limo yang membawa lima gunungan hasil bumi menuju Makam Bung Karno. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur, kebersamaan, dan penghormatan terhadap sang proklamator yang juga sekaligus penggagas Pancasila. Kegiatan ditutup dengan Kenduri Pancasila, doa dan makan bersama sebagai wujud syukur dan spirit gotong royong masyarakat Blitar.
