.
Labuhanbatu – Madjid Replika Ka’bah Daarul Sep merupakan salah satu bangunan yang menjadi icon di Aek Nabara Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara dan juga menjadi mesjid pertama yang selalu mengeluarkan infak kepada setiap umat yang berhak menerima.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati Labuhanbatu H.Jamri,S.T., pada video yang berdurasi 33 detik pada Selasa (27/1/2026).
Pada video tersebut Wakil Bupati Labuhanbatu H.Jamri,S T., menyampaikan “selamat kepada seluruh pengurus Masjid Replika Ka’bah dia Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu, semoga Masjid Replika Ka’bah di Aek Nabara dapat menjadi Icon di Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu, semoga sukses dan selamat atas berdirinya Replika Ka’bah ini” jelasnya.
Masjid Replika Ka’bah Daarul SEP telah berdiri selama satu tahun yang digagas oleh pendiri SEP Grup melalui Yayasan Daarul SEP Indonesia juga seorang Notaris Eko Pranata,S.H., M.Kn.
Masjid Replika Ka’bah ini telah dihibahkan Eko pranata sekeluarga menjadi milik seluruh umat yang diurus oleh Badan Kemakmuran Masjid.
Selain sebagai tempat beribadah bagi umat, BKM Masjid juga melaksanakan berbagai kegiatan seperti bebagi beras dan santunan kepada kaum dhuafa juga anak yatim yang dilaksanakan setiap hari Jumat.
Hasil dari infak mesjid BKM Replika Ka’bah juga menyediakan makan siang gratis bagi jamaah setelah selesai sholat Jum’at, menyediakan kopi gratis bagi pengunjung.
Berbagai kegiatan yang di laksanakan BKM Masjid juga menyediakan hadiah sepeda bagi anak – anak yang rajin melaksanakan sholat subuh.
Untuk mengetahui kegiatan BKM awak media menemui Ketua BKM Masjid Replika Ka’bah Sardi pada Selasa 26 januari 2026 , awak media mempertanyakan dari mana anggaran untuk membiayai segala kegiatan Masjid Replika Ka’bah.
Sard“Anggaran untuk setiap pelaksanaan kegiatan bersumber dari donatur yang melakukan infaq dan dana yang didapat dari kotak infaq, kami selalu nol ,uang infaq Kamipergunakan secara keseluruh untuk berbagi kepada orang yang membutuhkan seperti kaum dhuafa dan anak yatim” ucapnya.
Lanjut Ketua BKM juga menambahkan ” kalau uang infaq bersumber dari jamaah maka BKM juga akan mengembalikan uang tersebut kepada jamaah yang berhak menerimanya” terangnya.
Awak media juga memsntau srlama berdirinya Masjid Replika Ka’bah selama satu tahun ini dikunjungi oleh berbagai kaum muslim yang datang dari luar daerah Kabupaten Labuhanbatu bahkan dari mancanegara.
Beberapa hari yang lalu Masjid Replika Ka’bah ini dikunjungi oleh umat muslim dari Pakistan.
Dengan adanya Masjid Replika Ka’bah ini membawa nama Aek Nabara dan Kabupaten Labuhanbatu yang satu – satunya memiliki masjid yang sangat mirip dengan Ka’bah di Sumatra utarara
