JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto berkomitmen mengembangkan potensi ribuan desa di sepanjang jalur Anyer–Panarukan melalui program Festival Anyer–Panarukan 3R (Road, Route, Roots).

Yandri menyampaikan hal itu saat peluncuran program tersebut di Tower Bank BJB Co-Working, Jakarta Selatan, Minggu (11/10/2026). Program ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Kabupaten Situbondo.

Menurut Yandri, jalur bersejarah yang pembangunannya dimulai pada 1802 itu melintasi banyak desa dengan potensi ekonomi, budaya, pertanian, dan pariwisata.

“Kami dari Kemendes akan menjadikan momentum Festival Anyer–Panarukan ini untuk menaikkan kelas desa-desa yang ada di jalur Anyer–Panarukan, dengan tetap mengedepankan potensi desa masing-masing,” kata Yandri.

Ia menyebut pengembangan desa akan disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan setiap wilayah. Kemendes PDT akan mendorong pengembangan desa wisata, desa tematik, hingga desa yang memiliki potensi ekspor.

Yandri mencontohkan desa dengan komoditas unggulan seperti melon, ayam petelur, dan ikan nila. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara tepat.

Kemendes PDT juga akan memadukan program pengembangan desa dengan pemerintah daerah. Langkah itu diharapkan membuka peluang ekonomi baru tanpa menghilangkan karakteristik dan potensi lokal.

“Kami ingin desa-desa di jalur itu selalu kita kaitkan dengan isu Anyer–Panarukan, biar festival ini gaungnya makin besar,” ujarnya.

Yandri menegaskan, pengembangan kawasan tidak boleh hanya berpusat di Kabupaten Serang dan Kabupaten Situbondo. Program tersebut diharapkan menjangkau daerah lain di sepanjang jalur Anyer–Panarukan yang melibatkan ribuan desa.

Ia juga mengaitkan program tersebut dengan agenda penguatan desa melalui Asta Cita keenam serta rangkaian kegiatan Hari Desa Nasional bertajuk Festival Bangun Desa, Bangun Indonesia.

Festival Anyer–Panarukan 3R resmi diluncurkan oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Peluncuran itu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Ketua DPRD Kabupaten Situbondo Mahbub Junaidi, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, serta jajaran organisasi perangkat daerah kedua kabupaten dan Bank BJB.