BANDUNG BARAT, – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-Perjuangan Kabupaten Bandung Barat menggelar doa bersama lintas agama pada akhir tahun 2025, Rabu (31/12). Acara yang digelar di Kantor DPC di Mekarsari, Ngamprah, ini bertujuan mendoakan keselamatan masyarakat Bandung Raya dari potensi bencana, khususnya ancaman gempa dari Sesar Lembang.

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Ketua DPC PDIP Bandung Barat Tuti Turimayanti, Wakil Ketua DPD PDIP Jabar Hengky Kurniawan, perwakilan lima tokoh agama, serta Ketua Yayasan Putra Nasional Indonesia Pamriadi.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDIP Bandung Barat Tuti Turimayanti mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gempa Sesar Lembang, menyusul peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai zona sesar tersebut.

“Kami menjaga komitmen bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar setiap perizinan tidak berlangsung secara cepat, tapi harus melalui analisis yang kuat. Tujuannya agar tidak terjadi bencana dan alam tidak ‘marah’ karena ulah kita,” ujar Tuti.

Ia menekankan pentingnya koreksi dan revisi terhadap peraturan perizinan di Jawa Barat sebagai bentuk ikhtiar merawat alam. Hal ini disebutkannya juga sebagai respons dari pembahasan di Komisi I DPRD Jabar, di mana ia bertugas.

Selain sebagai bentuk refleksi akhir tahun, acara ini juga dimanfaatkan untuk penggalian bantuan. PDIP Bandung Barat menggelar lelang lukisan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Hasil lelang rencananya akan disalurkan langsung kepada korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bandung Barat.

Dalam penutupnya, Tuti Turimayanti menyampaikan keprihatinan mendalam atas berbagai bencana yang terjadi di tanah air, termasuk yang melanda Aceh dan Sumatera. Ia menegaskan bahwa doa bersama lintas agama ini merupakan bagian dari upaya kolektif mengharapkan perlindungan dan mencegah musibah.

“Kumpulan doa dari berbagai tokoh agama yang hadir hari ini kita panjatkan. Mudah-mudahan, dengan izin Tuhan, musibah tidak terjadi. Kekuatan Allah adalah yang terbesar, dan tugas kita adalah memelihara alam,” pungkasnya