BANDUNG — TNI dan militer negara sahabat mengevaluasi proses perencanaan serta pengambilan keputusan operasi gabungan melalui After Action Review (AAR) STAFFEX SGS 2026.

Kegiatan berlangsung di Sesko TNI, Bandung, Kamis (10/9/2026), sebagai bagian dari Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026.

AAR mengevaluasi seluruh rangkaian proses perencanaan dan pengambilan keputusan dalam simulasi operasi gabungan yang dipimpin Indonesia.

Selama latihan, peserta menjalankan sejumlah tahapan perencanaan operasi secara bertahap dan melibatkan unsur staf dari berbagai negara.

Tahapan tersebut mencakup Mission Analysis, pengembangan dan analisis Course of Action (COA), serta COA Comparison and Gaming.

Peserta kemudian melanjutkan proses melalui COA Approval hingga penyusunan Operations Order (OPORD).

Setiap tahapan menuntut koordinasi dan pertukaran informasi antarpersonel dari berbagai negara peserta.

AAR Evaluasi Proses Latihan

Pada tahap akhir, peserta melaksanakan AAR untuk mengevaluasi pelaksanaan seluruh rangkaian STAFFEX SGS 2026.

Evaluasi tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk meninjau proses perencanaan dan pengambilan keputusan selama simulasi operasi gabungan.

Melalui STAFFEX SGS 2026, TNI dan militer negara sahabat memperkuat kemampuan command and control serta interoperabilitas.

Latihan ini juga memperkuat kerja sama pertahanan Indonesia dengan negara-negara sahabat melalui proses perencanaan operasi secara terpadu.

STAFFEX SGS 2026 sekaligus membangun kesiapan dan kemampuan bersama dalam mendukung stabilitas serta perdamaian kawasan Indo-Pasifik.