Mempawah — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau kapal perang Jepang JS Kunisaki (LST-4003) di Dermaga Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Peninjauan pada Kamis (10/9/2026) tersebut bertujuan memastikan kesiapan unsur dan peralatan bantuan Jepang untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

JS Kunisaki membawa tiga helikopter CH-47 Chinook untuk mendukung operasi water bombing dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.

Kapal tersebut membawa total 338 personel yang terdiri dari kru kapal, tim pemadaman, dan tim koordinator.

Dukungan Jepang menjadi bagian dari kerja sama Indonesia dan Jepang dalam penanggulangan bencana serta pelaksanaan misi kemanusiaan.

Kehadiran unsur bantuan tersebut memperkuat kemampuan pemadaman sekaligus mendukung percepatan penanganan karhutla di wilayah terdampak.

Perkuat Operasi Penanganan Karhutla

Panglima TNI memastikan kesiapan unsur bantuan menjadi bagian penting dalam mendukung operasi penanganan karhutla di Kalimantan.

TNI terus mengoptimalkan seluruh unsur dan kemampuan yang dimiliki untuk mempercepat pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Langkah tersebut sekaligus mendukung upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran hutan dan lahan.

Kerja sama Indonesia dan Jepang melalui dukungan JS Kunisaki memperkuat sinergi dalam menghadapi bencana dan menjalankan misi kemanusiaan.

TNI terus mengerahkan kemampuan yang tersedia untuk mendukung penanganan karhutla secara optimal di wilayah terdampak.