Bangkalan – Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan program Operasi Teritorial (Opster) TNI berjalan tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI turun langsung meninjau hasil pelaksanaan Opster di wilayah Kodim 0829/Bangkalan, Jawa Timur.

Kunjungan berlangsung di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Tim dipimpin oleh Letkol Adm Ichsanuddin Isma, S.E., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas sinergi semua pihak dalam mendukung suksesnya kegiatan Opster TNI Tahun Anggaran 2024 ini.

“Selama 60 hari pelaksanaan, sebanyak 160 personel dari berbagai satuan dan instansi telah bergotong-royong, menghasilkan capaian yang nyata baik secara fisik maupun non-fisik,” ujar Ichsanuddin.

Dari Renovasi Sekolah Hingga Penanganan Stunting
Adapun hasil fisik yang telah dicapai antara lain renovasi gedung SMA 1 Bangkalan, penanaman jagung seluas 20 hektare, pembuatan dua titik sumur bor, serta rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Sementara di sisi non-fisik, masyarakat mendapat edukasi dan pelayanan di berbagai bidang seperti wawasan kebangsaan, pertanian, peternakan, bahaya narkoba, hukum, radikalisme, hingga penanganan stunting dan layanan kesehatan gratis. Tak ketinggalan, dilakukan pembinaan kelompok tani serta pembagian bahan kontak kepada warga.

Sinergi yang Membanggakan
Menurut Ketua Tim Wasev, seluruh pencapaian tersebut tidak lepas dari kerja sama erat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kekompakan dan kepedulian seluruh komponen di Bangkalan. Program Opster ini bukan hanya soal pembangunan, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong,” tambahnya.

Turut hadir dalam peninjauan ini sejumlah pejabat daerah dan militer, termasuk Kasiter Kasrem 084/BJ Kolonel Inf Hari Subarkah, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, serta perwakilan Forkopimcam dan pemerintah desa setempat.