SERANG – Seorang bocah berusia 5 tahun nyaris tenggelam di sungai Cidurian di Kampung Panunggulan Desa Mekar baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.
Kejadian terjadi pada jumat sore (30/1/2026) dan viral di media sosial (medsos), bocah 5 tahun di ketahui bertempat tinggal di kampung Panunggulan, Desa Mekar baru, polsek Kopo dipimpin kanit Intelkam Aipda Khabibul Ansori bersama Bhabinkamtibmas Desa Mekar baru dan Ketua Rw setempat mendatangi kediaman Orang tua anak tersebut guna memastikan kebenaran informasi di medsos.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat korban bermain air di sungai bersama teman seumurannya. Berdasarkan keterangan saksi Seorang pemuda bernama Wawi (21) yang berada di sekitar lokasi kejadian, terdengar suara minta tolong di pinggir sungai Cidurian, saat menuju kelokasi kejadian terlihat bocah tersangkut di bambu yang ada di sungai Cidurian, Saksi bergegas menyeburkan diri ke sungai guna menolong bocah agar tak tenggelam terbawa arus.

Bocah tersebut akhirnya berhasil di selamatkan saksi dan langsung dibawa ke rumah orang tuanya, yang tak jauh dari pinggiran sungai tersebut.
Kapolsek Kopo IPTU Arifin Simbolon melalui Kanit Intelkam Aipda Khabibul Ansori menerima laporan langsung mendatangi rumah orang tuanya, sekaligus memberikan Imbauan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di pinggir sungai, terlebih di musim hujan.
“Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya di musim hujan. Dan kami mengingatkan para orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama saat musim hujan. Debit air sungai meningkat dan arus menjadi lebih deras sehingga sangat berbahaya bagi anak-anak,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan dari orang tua dan lingkungan sekitar sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Pengawasan yang baik diharapkan dapat melindungi anak-anak kita agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
