PANDEGLANG – Sebuah bus rombongan wisatawan dari Citeureup, Kabupaten Bogor terbalik di Jalan Raya Labuan-Pandeglang, tepatnya di Desa Karyasari, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang. Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 17:30 WIB sore.

Terbalik hingga masuk ke kura itu diduga akibat rem blong bus tersebut melaju di jalan utama. Akibatnya, bus kehilangan kendali lalu masuk ke dalam jurang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pandeglang Ipda Endin Arsudin membenarkan adanya kecelakaan tunggal bus pariwisata diduga akibat rem blong saat bus dalam perjalanan pulang usai berwisata di kawasan objek wisata Pandeglang.

“Informasi yang saya dapat, kronologisnya bus diduga mengalami rem blong. Rombongan wisatawan itu dalam perjalanan pulang setelah berwisata,” ungkapnya saat dihubungi melalui media sambungan telepon, pada Minggu (11/05/2025).

Ipda Endin menjelaskan, sepuluh orang penumpang mengalami luka ringan akibat insiden tersebut. Para korban langsung dievakuasi ke RSUD Aulia Pandeglang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban itu ada 10 orang mengalami luka ringan dan sudah dievakuasi di RS Aulia,” terangnya.

Ia mengatakan, bahwa dalam kecelakaan itu tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan. Jumlah penumpang kurang lebih ada 20 orang,” katanya.

Lanjutnya, kecelakaan tersebut karena diduga rem blong, namun pihak kepolisian akan memeriksa lebih lanjut terkait kelayakan kendaraan hingga terjadi kecelakaan tersebut.

“Itu jelas, langkah ke depannya sopir akan kami periksa lebih lanjut terkait kelayakan kendaraannya. Diduga kecelakaan disebabkan oleh rem blong,” ujarnya.

Ipda Endin menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa perusahaan bus untuk memastikan standar keselamatan kendaraan telah terpenuhi.

“Perusahaan bus juga akan kami cek ulang. Sementara, sopir masih kami mintai keterangan,” pungkasnya.

Polisi berencana melakukan pengecekan lebih detail terhadap kondisi teknis bus untuk memastikan apakah ada indikasi kelalaian dalam perawatan kendaraan.