Labuhanbatu – Menindak Lanjuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) Terkait Dana Hibah KAHMI yang di Hadiri Pekapor Arif Hakiki Hasibuan 6 Maret 2026 di Ruang Sidang Komisi 1 DPRD Kabupaten Labuhanbatu Menyimbulkan Akan Panggil Inspektorat ,Kabag Kesra dan Badan Keuangan Daerah Labuhanbatu.Rabu 8/4/2026.
RDP di Pimpin Langsung Ketua Komisi 1 DPRD Labuhanbatu H.Romario Simangungsong di Hadiri Anggota Komisi 1 Sudarmanto fraksi pan, penry patartua PKB, mulatua pasaribu Golkar, arsyad rangkuti Nasdem dan Awak Media mengikuti jalanya Rapat RDP.
Di RDP Ketua Komisi 1 meminta Pelapor Arif Hakiki memaparkan Kronologis hingga ada temuan Dana Hibah KAHMI di Tahun 2023 dan Anggota Komisi 1 yang Hadir juga Mempertanyakan Awal mula hadi temuan tersebut.Arif Hakiki Memaparkan dan menceritakan Awal dari investigasinya hingga beliau menemukan ada kejanggalan -janggalan di Danah Hibah KAHMI Labuhanbatu mulai dari kegiatan hingga laporan Keuangan dan juga pencairan dana Hibah tersebut.
Usai menerima keterangan dari Arif Hakiki ,ketua Komisi 1 bersama Anggota sepakat akan Memanggil Intansi terkait dengan Dana Hibah tersebut diantaranya Inspektorat yang membalas surat Arif Hakiki menerangkan ada temuan Dana Hibah,Kabag Kesra yang mengajukan Permohonan dan BKD di duga Ada pencairan Dana tersebut.
Dari hasil RDP tersebut ketua Komisi 1 H Romario bersama Anggota akan Segera Memanggil ketiga intansi yang bersangkutan dengan adanya keterangan serta berkas yang ada pada Arif Hakiki.
H.Romario” Saya bersama Anggota sepakat secepatnya akan Memanggil Inspektorat Kabag Kesra dan BKD untuk di minta keterangan dari hasil keterangan bang Arif dan berkas bukti yang kami terima” ucapnya sembari menutup Rapat RDP.
Di luar Ruang Rapat Awak Media Meminta Tanggapan dari pelapor Arif Hakiki terkait putusan Rapat ” saya acungkan jempol kepada Anggota DPRD kita termasuk ketua DPRD yang telah menindak lajuti Laporan Saya dan saya meminta kepada Anggota DPRD agar secepatnya menindak lajuti RDP ini dan juga mempertanyakan Dana Hibah pemkab Labuhanbatu agar uang Negara tidak jatuh ketangan yang tidak bertanggung jawab” tuturnya.
