LABUHANBATU – Dugaan pelayanan tidak optimal terhadap pasien pengguna BPJS kembali mencuat. Kali ini terjadi di RSUD Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatra Utara, menyusul meninggalnya seorang pasien bernama Kasmawati Siregar.

Almarhumah Kasmawati, warga Desa Sijambu, Kecamatan Panai Tengah, sebelumnya dirujuk ke RSUD Rantauprapat karena menderita penyakit jantung. Namun nahas, ia dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, 23 April 2026 sekitar pukul 07.00 WIB.

Polemik muncul setelah pihak keluarga menemukan sejumlah luka pada tubuh almarhumah saat jenazah dipulangkan. Luka tersebut dinilai tidak wajar dan memicu kecurigaan keluarga terkait prosedur medis yang dijalankan.

“Benar bang, almarhum meninggal di RSUD. Kondisinya memang seperti itu saat dipulangkan. Anak almarhum juga sudah membuat laporan ke Polres Labuhanbatu,” ujar salah satu keluarga berinisial P kepada awak media.

Keluarga menduga adanya kelalaian dalam penanganan medis, terlebih karena almarhumah merupakan pasien pengguna BPJS gratis. Mereka merasa tidak mendapat pelayanan maksimal hingga kondisi jenazah dinilai tidak layak saat disemayamkan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media berupaya mengonfirmasi pihak RSUD Rantauprapat. Namun hingga berita ini diterbitkan, Direktur RSUD, dr. Adi Subrata, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui WhatsApp.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Bidang Pelayanan, Ferdina Daulay. Namun ia justru mengarahkan awak media untuk menghubungi Wakil Direktur Pelayanan.

“Coba abang hubungi pak Wadir Pelayanan,” tulisnya singkat.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan, dr. Yudha, kembali mengarahkan agar konfirmasi dilakukan ke Kabid Pelayanan.

Situasi ini menimbulkan kesan saling lempar tanggung jawab di internal RSUD. Saat kembali dihubungi, pihak Kabid Pelayanan menyatakan klarifikasi akan diberikan pekan depan.

“Minggu depan ya bang, karena ini ada tamu dari Kisaran,” ujarnya.

Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian publik. Laporan keluarga ke pihak kepolisian diharapkan dapat mengungkap fakta sebenarnya terkait penyebab luka pada tubuh almarhumah serta standar pelayanan yang diberikan rumah sakit.