SERANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis swasta resmi diluncurkan di Kabupaten Serang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, menghadiri peresmian program tersebut di Gedung PT Baja Perkasa Sentosa (BPS), Jalan Lanud Gorda KM 1, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kamis (12/2/2026).

Program ini berbeda dari MBG yang dijalankan pemerintah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pendanaan APBN. MBG di Kibin ini sepenuhnya merupakan hasil kolaborasi pihak swasta, yakni Yayasan Inklusi Pelita Bangsa bersama PT Baja Perkasa Sentosa.

Program tersebut menyasar siswa Sekolah Khusus (SKH) di sekitar kawasan industri, di antaranya SKH Bina Citra Anak, SKH Global Insani Madani, dan SKH Permata Jannah.

Sekda Zaldi Dhuhana menjelaskan program ini ditujukan bagi siswa berkebutuhan khusus, seperti tunarungu, tunanetra, hingga anak dengan spektrum autisme.

“Program ini sepenuhnya hasil kolaborasi swasta. Sasarannya siswa berkebutuhan khusus, sehingga manfaatnya sangat terasa,” ujarnya.

Menurut Zaldi, Pemkab Serang sangat mendukung keterlibatan dunia usaha dalam program sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Bahkan, program MBG swasta diharapkan bisa diperluas.

“Kami ingin program seperti ini diperluas. Tidak semua persoalan bisa diselesaikan pemerintah sendiri, sehingga kolaborasi dengan swasta sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, kini terdapat dua skema MBG di Kabupaten Serang, yakni program pemerintah melalui APBN dan program berbasis swasta, yang pertama kali dijalankan oleh PT BPS.

Dukungan juga disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Serang, IG. Punia Atmaja, yang menilai kolaborasi tersebut menjadi bentuk kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Ini bentuk apresiasi kepada pihak swasta yang membantu penyediaan makan bergizi bagi siswa berkebutuhan khusus. Program ini tidak menggunakan uang negara, murni inisiatif swasta,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Yayasan Inklusi Pelita Bangsa, Muhammad Anzar Latifansyah, menyebut program ini lahir dari inisiatif pihaknya menggandeng perusahaan swasta agar ikut terlibat dalam kegiatan sosial.

“Kami ingin perusahaan swasta ikut berkontribusi langsung bagi masyarakat tanpa menunggu program pemerintah,” katanya.

Ia berharap program tersebut dapat memotivasi perusahaan lain di Kabupaten Serang untuk ikut berpartisipasi serta membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, mengingat penyediaan makanan juga melibatkan pelaku UMKM lokal.

Kegiatan peresmian turut dihadiri unsur Pemkab Serang, Kajari Serang, Camat Kibin, serta sejumlah tamu undangan lainnya.