PANDEGLANG – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang beranggotakan Riska Septiani S.Kom., M.Kom., Yuda Pratama Wibawa S.Kom., M.Kom., dan di ketuai oleh Merlin Diana S.T., M.M.S.I. dari Prodi Sistem Informasi Universitas Pamulang (PSDKU) Kampus Serang menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMAN 13 Pandeglang.” Kegiatan ini merupakan upaya untuk mendukung inovasi pembelajaran berbasis teknologi serta meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar di kelas.

Pelatihan diikuti oleh para guru dan siswa SMAN 13 Pandeglang dengan antusias. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era digital. Media interaktif dipandang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, tidak monoton, serta mendorong siswa untuk terlibat secara langsung dalam memahami materi pembelajaran.

Dalam pelaksanaannya, tim PKM memberikan materi mengenai konsep dasar media pembelajaran interaktif, prinsip penyusunan materi digital, serta strategi memilih aplikasi yang mudah dioperasikan oleh guru. Peserta juga memperoleh pendampingan praktik dalam membuat media pembelajaran berupa presentasi interaktif, kuis digital, video pembelajaran, permainan edukatif.

Pelatihan tidak hanya berfokus pada aspek teknis penggunaan aplikasi, tetapi juga menekankan pentingnya menyesuaikan media dengan tujuan pembelajaran, materi ajar, serta kebutuhan siswa. Dengan demikian, media yang dibuat tidak sekadar menarik secara visual, melainkan dapat membantu siswa memahami konsep secara lebih mudah dan bermakna.

Salah satu contoh media yang diperkenalkan adalah kuis interaktif yang dapat digunakan sebagai kegiatan pembuka, evaluasi tengah pembelajaran, maupun refleksi pada akhir pembelajaran. Melalui kuis tersebut, siswa dapat menjawab pertanyaan secara langsung, memperoleh umpan balik, dan mengetahui tingkat pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari.

Yuda Pratama Wibawa S.Kom., M.Kom. menyampaikan penggunaan media pembelajaran interaktif menjadi salah satu alternatif untuk menjawab tantangan pembelajaran saat ini. Guru dituntut untuk mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih kreatif dan adaptif agar siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga aktif mengeksplorasi pengetahuan.

“Media pembelajaran interaktif diharapkan dapat membangun suasana kelas yang lebih hidup. Ketika siswa tertarik dengan media yang digunakan, mereka akan lebih fokus, berani bertanya, aktif berdiskusi, dan memiliki motivasi yang lebih besar untuk mengikuti pembelajaran,” ujar ketua tim PKM.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi guru untuk mengembangkan kompetensi digital dalam merancang perangkat pembelajaran. Penguasaan teknologi pembelajaran dinilai penting, terutama untuk menghadirkan kegiatan belajar yang relevan dengan kebiasaan siswa yang akrab dengan perangkat digital.

Respons Positif dari Sekolah
Pihak SMAN 13 Pandeglang menyambut baik pelaksanaan kegiatan PKM tersebut. Menurut perwakilan sekolah, pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi guru dalam memperoleh ide, keterampilan, dan pengalaman baru untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih variatif.

Para peserta menunjukkan respons positif selama kegiatan berlangsung. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan aktif peserta dalam sesi diskusi, praktik pembuatan media, serta presentasi hasil karya yang telah disusun. Guru dan siswa juga menyampaikan ketertarikannya untuk menerapkan media pembelajaran interaktif dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan tercipta keberlanjutan dalam penggunaan media pembelajaran interaktif di SMAN 13 Pandeglang. Pemanfaatan media yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa, memperkuat interaksi antara guru dan peserta didik, serta mendukung terciptanya pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.