SERANG – Pada era industri kreatif dan ekonomi digital saat ini, kemampuan menghasilkan karya visual berbasis teknologi menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh pelajar.
Ilustrasi digital dan desain grafis kini tidak hanya menjadi bidang seni, tetapi juga menjadi keterampilan strategis yang mendukung berbagai sektor industri, mulai dari pemasaran, media sosial, hingga pengembangan produk digital.
Karena itu, pemahaman tentang metode analisis desain serta proses kreatif dalam menghasilkan karya visual menjadi kebutuhan yang relevan bagi siswa SMK untuk menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Berdasarkan kebutuhan tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang PSDKU Serang melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan di SMKN 1 Ciruas, berlokasi di Jalan Nambo Lebak Wangi Km 2,5, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang – Banten, pada tanggal 15 Oktober 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan mengangkat tema: “Implementasi Metode Analisis Desain dalam Pengenalan Ilustrasi Digital dan Desain Grafis untuk Penguatan Kompetensi Kreatif Siswa.”
Tim PkM ini diketuai oleh Bu Riska Septiani, S.SI.,M.Kom, dengan anggota dosen Bu Istiqomah Rohmawati, S.Kom., M.Kom dan Bu Melati Rahma Suri, S.Kom., M.Kom. Pelaksanaan kegiatan turut dibantu oleh 5 mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi yang terlibat sebagai pendamping teknis selama sesi pelatihan berlangsung.
Menurut pemaparan ketua tim, Bu Riska Septiani, S.SI., M.Kom, kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama, meliputi : Peningkatan kompetensi dasar siswa dalam memahami proses analisis desain sebelum membuat karya digital.
Pengenalan teknik ilustrasi digital dan desain grafis sebagai keterampilan kreatif yang mendukung mata pelajaran produktif di SMK.
Mendorong siswa untuk lebih eksploratif dan mandiri dalam menghasilkan karya visual menggunakan perangkat digital.
Penyusunan modul dasar analisis desain yang dapat digunakan oleh guru maupun siswa secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada tahapan analisis desain, seperti penentuan kebutuhan visual, identifikasi pesan utama, pemetaan audiens, hingga rekomendasi gaya ilustrasi yang tepat.
Setelah memahami konsep tersebut, siswa kemudian diajak mempraktikkannya melalui perangkat digital sederhana, sehingga mereka dapat merasakan langsung proses kreatif dari konsep hingga visualisasi.

Dalam pelaksanaan kegiatan, antusiasme siswa terlihat jelas. Mereka aktif mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, serta mencoba membuat ilustrasi digital berbantuan aplikasi desain.
“Kami ingin siswa tidak hanya sekadar menggambar, tetapi memahami why dan how di balik proses pembuatan desain. Dengan metode analisis desain, siswa dapat menghasilkan karya yang lebih terstruktur dan tepat sasaran,” ujar Istiqomah Rohmawati, S.Kom., M.Kom, salah satu anggota Tim PkM.
Anggota tim lainnya, Melati Rahma Suri, S.Kom., M.Kom, menambahkan bahwa keterampilan desain grafis saat ini semakin dibutuhkan dalam berbagai bidang, “Melalui pelatihan ini, siswa diharapkan memiliki bekal untuk mengembangkan portofolio kreatif mereka, baik untuk kebutuhan kompetensi keahlian, lomba karya kreatif, maupun dunia industri di masa depan,”.
Sementara itu, 5 mahasiswa pendamping turut membantu siswa dalam praktik penggunaan perangkat digital dan memberikan panduan teknis secara langsung di kelas. Banyak siswa memberikan tanggapan positif atas kegiatan yang dilaksanakan.
Mereka merasa pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai dunia ilustrasi digital serta membantu mereka memahami proses kreatif secara lebih menyeluruh.
Kegiatan ini juga memanfaatkan potensi siswa yang sudah terbiasa menggunakan perangkat digital dalam kesehariannya. Dengan pendekatan praktik berbasis aplikasi, siswa dapat belajar tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perangkat komputer sekolah.
Dari analisis kegiatan yang telah berlangsung, dapat disimpulkan bahwa pengenalan analisis desain dan ilustrasi digital memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas siswa, terutama di era teknologi saat ini.
Keterampilan ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa yang ingin menekuni bidang desain, tetapi juga bagi mereka yang ingin menjadi wirausahawan muda, pembuat konten, atau profesional yang membutuhkan kemampuan komunikasi visual.
Melalui kegiatan ini, Tim PkM Universitas Pamulang PSDKU Serang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi kreatif siswa serta memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dengan sekolah, masyarakat, dan dunia industri.
Program ini juga sejalan dengan semangat Merdeka Belajar, di mana siswa diberi kesempatan untuk mengeksplorasi kreativitas dan mengoptimalkan potensi diri melalui pengalaman belajar yang adaptif dan inovatif.
