Blitar – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga Kota Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan setelah Gubernur Khofifah melakukan ziarah ke makam Proklamator Ir. Soekarno dan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Rabu (8/10).

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian Pemprov Jatim terhadap masyarakat. “Alhamdulillah, setelah ziarah ke makam Bung Karno, kami menyalurkan bantuan sosial untuk 500 warga penerima manfaat. Ini adalah bagian dari komitmen Pemprov Jatim untuk memastikan HUT ke-80 memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Khofifah.

Tema peringatan HUT Pemprov Jatim yang ke-80 tahun ini adalah “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh”, yang diimplementasikan melalui berbagai program sosial dan pembangunan strategis. Khofifah menegaskan bahwa peringatan kali ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial dan berbagi dengan masyarakat.

“Kami ingin HUT Pemprov Jatim menjadi lebih dari sekadar perayaan. Ini adalah kesempatan untuk memperlihatkan kepedulian terhadap masyarakat kecil dan menciptakan solidaritas yang kuat. Semangat tangguh dan terus bertumbuh harus kita wujudkan di segala aspek kehidupan masyarakat,” tegas Khofifah.

Selain penyaluran bantuan sosial, peringatan HUT ke-80 Pemprov Jatim juga diisi dengan berbagai program strategis, antara lain peluncuran Transjatim Koridor 7, yang menghubungkan kawasan Pantura dari Paciran hingga Gresik dan Surabaya. Tidak hanya itu, Pemprov Jatim juga menggelar Jatim Festival yang berlangsung selama empat hari dan Job Fair selama dua hari, sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang kerja di wilayah Jawa Timur.

“Dengan berbagai kegiatan ini, Pemprov Jatim berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, sekaligus mendukung program-program pembangunan yang dapat mempercepat kemajuan ekonomi dan sosial di Jawa Timur,” ujarnya.