MANGGARAI — Pusat Psikologi TNI (Puspsi TNI) bersama Kodim 1612/Manggarai dan Yonif TP 834/WM memberikan trauma healing kepada penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Pendampingan berlangsung di Posko Pengungsian Golo Conggo, Reok, Sabtu (12/9/2026), untuk membantu pemulihan kondisi psikologis masyarakat pascabencana.
Tim memulai trauma healing dengan asesmen psikologis terhadap penyintas dewasa dan anak-anak untuk mengetahui kondisi mereka setelah gempa.
Hasil asesmen menjadi dasar tim dalam menentukan bentuk pendampingan sesuai tingkat stres dan kebutuhan masing-masing penyintas.
Siapkan Konseling bagi Penyintas
Tim kemudian memberikan intervensi psikologis dan pendampingan psikososial untuk membantu mengurangi dampak psikologis akibat bencana.
Bagi penyintas yang membutuhkan pendampingan lanjutan, Puspsi TNI menyiapkan layanan konseling bersama psikolog.
Layanan konseling tersebut tersedia secara langsung maupun daring sesuai kebutuhan penyintas.
Tim juga mengevaluasi kondisi penyintas untuk menentukan penanganan lanjutan jika masih menemukan dampak psikologis yang berat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa NTT secara menyeluruh.
Melalui pendampingan psikologis, TNI berharap para penyintas dapat pulih dari trauma, kembali bangkit, dan menjalani kehidupan pascabencana dengan lebih tangguh.
