SERANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-80, PMI Provinsi Banten menggelar berbagai kegiatan kemanusiaan. Pada Rabu (17/9/2025), ratusan relawan mengikuti apel siaga, pelayanan kesehatan, serta aksi bersih-bersih di kawasan eks Kesultanan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua PMI Banten, Ratu Tatu Chasanah.
“Pada momentum ulang tahun PMI, kami ingin mengajak pengurus, relawan, pemerintah, mitra, dan masyarakat untuk terus bersama menebar kebaikan dan beraksi untuk kemanusiaan,” ujar Tatu.

Menurutnya, PMI memiliki mandat berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. Dalam menjalankan mandat itu, diperlukan kebersamaan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat.

“PMI mendapat mandat dalam pelayanan darah. Untuk mendukungnya, PMI Banten telah memberikan bantuan kepada Unit Donor Darah (UDD) senilai Rp1 miliar, termasuk membantu UDD PMI Kota Serang yang sedang dalam tahap operasional. Saat ini PMI Banten memiliki tujuh UDD yang terus menunjukkan kinerja terbaik,” jelasnya.

Selain pelayanan darah, PMI juga berperan membantu pemerintah dalam penanggulangan bencana. PMI Banten saat ini memiliki 1.990 relawan terlatih dan terus memperkuat sarana prasarana kebencanaan.

“Motto PMI, maksimal enam jam sudah sampai ke lokasi bencana. Dalam setiap penanggulangan, kami berupaya hadir lebih awal dan pulang paling akhir. Kami juga telah memberikan asuransi ketenagakerjaan kepada para relawan,” tambah Tatu.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten, mitra PMI, Forkopimda, pengurus PMI kabupaten/kota, relawan, dan masyarakat. Berkat sinergi tersebut, PMI Banten ditetapkan sebagai salah satu yang terbaik secara nasional.

“Alhamdulillah, PMI Banten telah menjadi rujukan sejumlah provinsi. Bahkan bulan depan, Banten akan menjadi tuan rumah kegiatan kepalangmerahan yang diikuti 17 negara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Markas PMI Banten, Embay Bahriyah, menyampaikan rangkaian kegiatan HUT PMI ke-80 di Banten. Di antaranya pelatihan pertolongan pertama (first aid training) pada 10–11 September, kegiatan adaptasi perubahan iklim melalui penanaman pohon oleh KSR perguruan tinggi pada 12–15 September, serta donor darah bersama BPTD Kelas II Banten pada 15 September.

“Selain itu, kami juga melaksanakan apel siaga dan bersih-bersih lingkungan pada 17 September, pelayanan kesehatan gratis pada hari yang sama, serta pemilihan koordinator Forel dan Forpis pada 19 September,” tutupnya.