MANOKWARI SELATAN, 3 November 2026 – Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki plafon bangunan pesantren di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (3/11/2026).

Perbaikan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, rapi, dan layak bagi para santri dalam menjalankan kegiatan belajar sehari-hari.

Personel TNI bersama warga mengerjakan bagian plafon yang mengalami kerusakan dan membutuhkan pembenahan.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD memperluas kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung fasilitas pendidikan dan kebutuhan generasi muda.

Meski program utama TMMD Ke-130 menyasar pembangunan infrastruktur di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, personel Satgas tetap menjangkau masyarakat di wilayah sekitarnya.

Langkah itu memperlihatkan bahwa pengabdian TNI melalui program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik desa.

Gotong Royong Perkuat Fasilitas Pendidikan

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas dan masyarakat bekerja bersama memperbaiki plafon pesantren yang membutuhkan penanganan.

Mereka mengerjakan pembenahan secara bergotong royong agar fasilitas pendidikan tersebut dapat mendukung aktivitas belajar para santri.

Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat melalui kerja bersama yang memberikan manfaat langsung.

Kondisi ruang belajar yang rapi dan nyaman diharapkan mampu meningkatkan semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan pendidikan.

Selain itu, perhatian terhadap fasilitas pesantren menunjukkan pentingnya dukungan berbagai pihak dalam menjaga kelayakan sarana pendidikan di daerah.

TMMD Hadir Melalui Kepedulian Sosial

Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan terus mengembangkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan pembangunan dan kepedulian sosial.

Personel Satgas tidak hanya mengerjakan sasaran fisik utama, tetapi juga membantu kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi program.

Melalui gotong royong, TNI dan warga membangun kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan pendidikan.

Perbaikan plafon pesantren tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi para santri dalam jangka panjang.

Satgas TMMD Ke-130 juga mendorong masyarakat untuk menjaga fasilitas pendidikan agar tetap berfungsi dan mendukung proses belajar.

Pengabdian tersebut menegaskan bahwa pembangunan tidak sekadar menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kualitas kehidupan masyarakat dan membuka peluang masa depan generasi muda.