BANDUNG, – Kondisi Taman Monumen Perjuangan (Monju) di Kota Bandung memantik keprihatinan publik. Ruang terbuka hijau yang seharusnya menjadi tempat bermain nyaman bagi anak-anak itu tampak tidak terurus, terutama pada area rumput sintetis yang kini rusak dan kotor.

Pantauan di lapangan memperlihatkan sejumlah titik rumput sintetis mengelupas, kusut, dan tampak kotor. Beberapa bagian bahkan tidak lagi rata, menimbulkan tonjolan yang dikhawatirkan dapat membahayakan anak-anak saat berlari atau bermain.

Seorang pengunjung yang membawa anaknya bermain mengaku kecewa dengan kondisi fasilitas tersebut.

Sangat disayangkan. Taman se-iconic ini tidak terawat. Anak saya hampir tersandung karena rumput sintetisnya terlepas dan melipat. Ini jelas berbahaya, ujarnya kesal. Minggu (16/11/2025).

Ia menambahkan, kondisi fasilitas yang minim kenyamanan membuat anak-anak enggan beraktivitas lebih lama di taman.

Harusnya tempat seperti ini aman dan menyenangkan. Tapi kami malah was-was. Pemerintah kota seharusnya lebih peduli, tuturnya.

Keluhan serupa disampaikan pengunjung lainnya yang menyoroti masalah kebersihan.

Selain rusak, kelihatannya jarang dibersihkan. Ada daun kering dan debu menempel. Baru sebentar main, kaos kaki anak-anak sudah hitam, keluhnya.

Kondisi memprihatinkan di Taman Monju memunculkan pertanyaan mengenai komitmen perawatan fasilitas publik oleh pengelola. Taman yang selama ini menjadi kebanggaan warga Bandung justru terlihat seperti ditelantarkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bandung terkait keluhan warga maupun rencana perbaikan fasilitas taman.

Masyarakat berharap Pemerintah Kota Bandung segera mengambil langkah konkret untuk merawat dan memperbaiki Taman Monju, sehingga kembali menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi warga.