KALIMANTAN – Satuan Tugas (Satgas) TNI menyemai 1,6 ton garam Natrium Klorida (NaCl) melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengurangi dampak kabut asap di Kalimantan, Rabu (4/11/2026).
TNI mengerahkan pesawat NC-212 Cassa milik TNI Angkatan Udara (TNI AU) untuk melaksanakan penyemaian bahan modifikasi cuaca tersebut dalam dua sortie penerbangan.
Operasi ini melibatkan sinergi TNI, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah instansi terkait.
Melalui OMC, tim gabungan berupaya meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan guna membantu mengatasi kekeringan dan menekan risiko kebakaran di sejumlah wilayah.
Berdasarkan laporan satuan TNI di daerah dan data BMKG, hujan telah mengguyur hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah.
Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif dalam upaya penanganan karhutla dan pengurangan dampak kabut asap yang mengancam lingkungan serta aktivitas masyarakat.
Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla
TNI terus mendukung penanganan karhutla melalui OMC terpadu bersama BMKG, BNPB, dan instansi terkait.
Langkah tersebut menunjukkan keterlibatan TNI dalam membantu pemerintah menghadapi bencana serta mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan.
Selain mendukung penanganan darurat, upaya ini juga bertujuan menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah terdampak.
