MANOKWARI SELATAN – Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel memperketat pemeriksaan kualitas rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) melalui penyempurnaan pengecatan dinding rumah warga di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Rabu (4/11/2026).
Personel Satgas kembali mengecek sejumlah bagian dinding dan melakukan pengecatan ulang untuk memastikan seluruh permukaan bangunan tampil rapi, bersih, dan merata.
Langkah tersebut menjadi bagian dari tahap akhir rehabilitasi RTLH sekaligus bentuk tanggung jawab prajurit dalam menjaga mutu pembangunan agar warga memperoleh hunian yang lebih layak.
Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan kuas dan rol untuk merapikan bagian dinding yang belum memperoleh lapisan cat secara sempurna.
Mereka memeriksa setiap sudut bangunan secara teliti, kemudian memperbaiki bagian yang masih membutuhkan sentuhan akhir.
Satgas tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas tampilan bangunan sebelum menuntaskan rehabilitasi rumah warga.
Upaya tersebut mencerminkan perhatian personel terhadap hasil pembangunan agar masyarakat dapat merasakan manfaat program TMMD secara nyata.
Utamakan Mutu, Bukan Sekadar Penyelesaian Pekerjaan
Pengecatan ulang menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan hasil rehabilitasi RTLH memenuhi standar kerapian yang diharapkan.
Melalui pemeriksaan langsung, personel dapat menemukan bagian dinding yang masih membutuhkan perbaikan sebelum menyelesaikan seluruh pekerjaan.
Selain memperindah tampilan rumah, ketelitian dalam tahap finishing juga menunjukkan komitmen Satgas terhadap kualitas setiap sasaran pembangunan fisik.
Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel terus mengerahkan personel untuk menyelesaikan pekerjaan secara cermat dan bertanggung jawab.
Pendekatan tersebut sejalan dengan tujuan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang mendorong pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah sasaran.
Namun, keberhasilan rehabilitasi tidak cukup hanya mengandalkan penyelesaian pekerjaan. Kualitas hasil akhir dan manfaat bangunan bagi penerima bantuan juga menjadi perhatian penting.
Karena itu, personel kembali melakukan pengecekan dan penyempurnaan agar tidak meninggalkan bagian pekerjaan yang masih membutuhkan perbaikan.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD Ke-130 berupaya menghadirkan rumah yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi warga Kampung Yamboi.
Komitmen ini sekaligus menegaskan bahwa setiap pekerjaan pembangunan membutuhkan ketelitian, tanggung jawab, dan pengawasan hingga tahap akhir.
Dengan demikian, program TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.
