PALEMBANG, 4 November 2026 – TNI bersama BMKG mengerahkan dua pesawat Cassa NC-212 untuk menyemai 1,6 ton garam Natrium Klorida (NaCl) melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (4/11/2026).
Satgas Udara Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH) melaksanakan operasi tersebut sebagai bagian dari upaya terpadu menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mengurangi dampak kabut asap.
Dalam pelaksanaannya, Satgas Udara mengerahkan dua pesawat Cassa NC-212 milik TNI Angkatan Udara dengan nomor registrasi A-2117 dan A-2104.
Kedua pesawat membawa total 1,6 ton garam semai untuk mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca di kawasan sasaran.
Pengerahan armada tersebut memperkuat dukungan operasi udara TNI dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu kualitas udara dan aktivitas masyarakat.
TNI Optimalkan Operasi Udara
Melalui OMC, TNI bersinergi dengan BMKG dan tim gabungan untuk mendukung upaya penanganan karhutla melalui penyemaian bahan higroskopis ke atmosfer.
Dalam operasi ini, personel memanfaatkan dua pesawat Cassa NC-212 untuk menjangkau kawasan sasaran penyemaian di wilayah Palembang.
Pengerahan dua armada secara berkelanjutan juga menunjukkan dukungan TNI terhadap upaya penanganan bencana yang membutuhkan koordinasi lintas instansi.
Selain itu, operasi tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan dan dampak kabut asap di Sumatera Selatan.
Jaga Kualitas Udara dan Keselamatan Masyarakat
TNI terus memperkuat sinergi operasional bersama BMKG dan unsur terkait untuk mendukung pengendalian karhutla.
Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga bertujuan mengurangi risiko kabut asap terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Keberhasilan operasi modifikasi cuaca juga membutuhkan pemantauan kondisi atmosfer, perkembangan curah hujan, serta evaluasi terhadap wilayah sasaran.
Melalui pengerahan dua pesawat Cassa NC-212 dan penyemaian 1,6 ton NaCl, TNI menunjukkan dukungan terhadap penanganan karhutla di Palembang.
Langkah terpadu tersebut diharapkan membantu menjaga kualitas lingkungan, melindungi masyarakat, dan mendukung kelancaran aktivitas warga di wilayah Sumatera Selatan.
