PANDEGLANG — Peringatan HUT ke-152 Kabupaten Pandeglang menjadi momentum peringatan keras dari Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, kepada pemerintah daerah agar lebih disiplin dalam mengelola anggaran.

Dimyati secara tegas meminta Pemkab Pandeglang memangkas program yang tidak efisien dan memfokuskan anggaran pada kebutuhan prioritas masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur dasar.

“Program yang tidak efisien harus dipangkas. Anggaran harus difokuskan pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya saat peringatan HUT di Alun-alun Pandeglang, Rabu (1/4/2026).

Ia menilai, sebagai wilayah dengan cakupan luas dan potensi besar, Pandeglang masih membutuhkan percepatan pembangunan yang signifikan. Karena itu, efisiensi anggaran dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama.

Menurut Dimyati, tanpa kerja sama yang kuat dan inovasi, pembangunan daerah akan berjalan lambat. Ia juga mengingatkan pentingnya kekompakan birokrasi, namun harus bersifat konstruktif dan berdampak nyata.

“Harus kolaboratif, penuh semangat, dan inovatif agar Pandeglang bisa lebih cepat berkembang,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan APBD, serta komunikasi aktif dengan pemerintah pusat dan provinsi guna memperkuat dukungan pembangunan.

Di sisi lain, Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menyebut sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan.

Peringatan HUT ke-152 Pandeglang juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial, penghargaan bagi ASN dan organisasi, serta parade budaya yang melibatkan masyarakat luas.

Namun, di balik perayaan tersebut, pesan utama pemerintah provinsi jelas: tanpa efisiensi dan fokus anggaran, percepatan pembangunan Pandeglang akan sulit tercapai.