Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk memimpin pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Rombongan tersebut terdiri dari lima wartawan dan tiga kru kapal.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi perintah Presiden telah diterbitkan sejak laporan hilangnya rombongan diterima pada Senin malam.
“Sejak rombongan dilaporkan hilang kontak Senin malam, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan KSAL untuk melakukan pencarian. Hari itu juga TNI AL langsung menyebar armada kapal,” kata Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Menindaklanjuti arahan Presiden, sebanyak 11 kapal gabungan lintas instansi diterjunkan untuk menyisir titik hilangnya kontak di wilayah perairan Anak Krakatau.

Armada pencarian tersebut meliputi KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861, KAL Anyer 1-3-64, KAL Pohawang I-3-30, RBB Peucang Lanal Banten, RHIB SAR 02 Banten, RHIB SAR 02 Lampung, KN SAR Tetuka-247, KN SAR Basudewa-224, dan KP Sanjaya-7017.
Teddy menyampaikan bahwa pemerintah bersama seluruh tim SAR gabungan terus berupaya maksimal agar posisi seluruh korban dapat segera dipetakan.
“Doa kita bersama untuk keselamatan seluruh rombongan. Semoga segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tutur Teddy. (Sumber BPM Setpres)
