Bandung, – Menjelang laga “El Clasico” Indonesia antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta, Minggu (11/1/2026), aparat keamanan menyiapkan pengamanan maksimal. Sebanyak 2.749 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait akan berjaga untuk memastikan keamanan di dalam dan sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Kapolda Jawa Barat, Irjen. Pol. Rudi Setiawan, menegaskan aturan larangan kehadiran suporter tamu akan diterapkan secara ketat. Suporter Persija Jakarta (The Jakmania) tidak diizinkan hadir di stadion sesuai regulasi PSSI.
“Termasuk pintu-pintu masuk ke Bandung, baik dari kereta api, darat, dan sebagainya, kita akan monitoring dan penjagaan. Tujuannya untuk mengantisipasi jangan sampai ada suporter tim tamu yang memaksa hadir ke sini,” tegas Rudi dalam konferensi pers di Mapolrestabes Bandung, Jumat (9/1/2026).
Pengamanan berlapis akan diterapkan, mulai dari pemeriksaan (*body checking*) di beberapa titik hingga sterilisasi jalur menuju GBLA. Penonton juga diimbau tidak membawa barang terlarang seperti flare, senjata tajam, atau alkohol.
“Kami hadir untuk melayani kenyamanan bobotoh (suporter Persib) agar bisa menyaksikan pertandingan dan pulang dengan selamat,” ucap Rudi.
Koordinasi juga dilakukan dengan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. Polda Jabar akan memantau ruang siber untuk mengantisipasi potensi hasutan yang dapat memanasakan situasi.
Di sisi lain, tiket pertandingan telah habis terjual. Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengimbau suporter tanpa tiket untuk tidak memaksakan diri ke GBLA. Ia meminta seluruh pemerintah daerah di Jabar menggelar nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing.
“Persib ini bukan hanya milik Kota Bandung, tapi seluruh warga Jawa Barat. Lebih baik nobar di daerahnya masing-masing,” imbau erwan.
Ia berharap laga yang dinantikan publik tersebut dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa insiden yang tidak diinginkan.
