Bandung, – Geliat semangat dan kebanggaan memenuhi Gor Pajajaran Bandung dalam ajang “One Fight With Pride Rise As One”, Minggu (3/1). Acara yang dihelat organisasi pemuda Merah Putih Hitam (MPH) Indonesia ini, sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-17, berhasil menyedot perhatian ribuan penonton dari berbagai kalangan.

Dukungan Nyata Pemerintah dan Harapan Keberlanjutan
Acara ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari perwakilan pemerintah daerah. Anggota DPRD Kota Bandung dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang hadir menyampaikan dukungannya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif ini bagi anak muda Bandung. Kota Bandung adalah lumbungnya fighter, dan melalui event seperti ini, diharapkan dapat melahirkan atlet profesional tingkat lokal, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar acara serupa diadakan berkelanjutan, minimal setiap enam bulan atau setahun sekali, untuk memberikan ruang dan jam terbang bagi kelas amatir hingga profesional. Ia juga turut mengapresiasi dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung serta KONI, yang turut memantik semangat sportivitas dan silaturahmi.

Festival Komprehensif untuk Pemuda Jawa Barat
Ketua MPH selaku Penyelenggara acara, Ridwan Ginanzar, S.H., menjelaskan bahwa “One Fight With Pride Rise As One” dirancang sebagai karya nyata dan festival lengkap bagi generasi muda.

“Ini adalah karya nyata kami untuk masyarakat. Kami ingin menyajikan wadah positif bagi anak muda Jawa Barat yang energik,” jelas Ridwan. “Acara ini bukan sekadar pertarungan, tetapi sebuah festival yang lengkap dengan modifikasi motor, santunan anak yatim, dan penampilan K-Pop. Ini adalah acara kombat pertama di Jawa Barat dengan format semeriah ini.”

Sebanyak 120 fighter terlibat dalam 60 pertandingan, dengan peserta yang beragam mulai dari anak-anak, fighter perempuan, selebgram, hingga atlet profesional.

Strategi Kreatif Menjauhkan Pemuda dari Narkoba
Ridwan Ginanzar, yang juga mantan Ketua Badan Narkotika Khusus (BNK) di KMPI Jawa Barat, menegaskan bahwa event semacam ini merupakan bagian dari pendekatan kreatif untuk melawan penyalahgunaan narkoba di kalangan muda.

“Pendekatan konvensional seperti penyuluhan dirasa kurang efektif bagi generasi sekarang. Kami memilih cara dengan menggerakkan otak kanan mereka melalui karya dan kegiatan positif seperti kombat, futsal, dan festival,” paparnya. “Dengan begitu, mereka secara perlahan akan lupa dengan narkoba dan fokus pada hal-hal yang membangun.”

Mengusung Semangat “Rise As One”
Tema “Rise As One” yang diusung mencerminkan semangat kebersamaan dan kebanggaan. Penyelenggara berharap agar “One Fight With Pride” dapat menjadi event tahunan yang berkelanjutan, guna menciptakan ekosistem olahraga dan kreativitas yang sehat. Harapannya, acara ini mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat Jawa Barat, mulai dari pemerintah, TNI/Polri, hingga masyarakat umum, dalam satu panggung kebanggaan bersama.

Acara yang juga dihadiri tokoh masyarakat, atlet, dan sejumlah influencer ini ditutup dengan sukses, meninggalkan kesan mendalam sebagai sebuah gerakan positif yang memadukan sportivitas, seni, aksi sosial, dan semangat kebersamaan untuk kemajuan pemuda Jawa Barat.